Kedubes Rusia: AS Secara Sinis Tolak Fakta Genosida di Donbass
Jum'at, 18 Februari 2022 - 10:19 WIB
loading...
A
A
A
Narasi invasi Rusia itu telah disebarkan secara aktif oleh negara-negara Barat selama beberapa bulan terakhir, meskipun Rusia menolak tuduhan tersebut sebagai omong kosong.
"Kami mendesak Departemen Luar Negeri AS untuk berhenti memicu 'kemarahan militeris' wartawan dan fokus pada masalah yang benar-benar penting dari penyelesaian diplomatik konflik intra-Ukraina," ungkap misi diplomatik Rusia, Rabu (16/2/2022).
LPR dan DPR yang memproklamirkan kemerdekaan pada awal 2014 setelah pemerintah nasionalis sayap kanan merebut kekuasaan di Kiev dalam kudeta yang didukung AS.
Ukraina kini mulai menyusun program untuk mengurangi minoritas penting berbahasa Rusia di negara itu ke status kelas dua.
"Kami mendesak Departemen Luar Negeri AS untuk berhenti memicu 'kemarahan militeris' wartawan dan fokus pada masalah yang benar-benar penting dari penyelesaian diplomatik konflik intra-Ukraina," ungkap misi diplomatik Rusia, Rabu (16/2/2022).
LPR dan DPR yang memproklamirkan kemerdekaan pada awal 2014 setelah pemerintah nasionalis sayap kanan merebut kekuasaan di Kiev dalam kudeta yang didukung AS.
Ukraina kini mulai menyusun program untuk mengurangi minoritas penting berbahasa Rusia di negara itu ke status kelas dua.
(sya)
Lihat Juga :