Balas Pengusiran Diplomat, Wakil Dubes AS Disuruh Pergi dari Rusia
Jum'at, 18 Februari 2022 - 06:49 WIB
loading...
Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Menlu) Rusia Maria Zakharova. Foto/TASS
A
A
A
MOSKOW - Wakil Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) Bart Gorman diminta meninggalkan Rusia sebagai pembalasan atas pengusiran diplomat Rusia dari Washington.
Langkah tegas itu diumumkan juru bicara Kementerian Luar Negeri (Menlu) Rusia Maria Zakharova.
“Kami ingin memperjelas tentang kepergian wakil kepala misi diplomatik AS di Moskow, Bart Gorman, yang oleh beberapa media coba disajikan sebagai eskalasi yang disengaja di pihak Rusia,” papar Zakharova, dilansir TASS pada Jumat (18/2/2022).
Baca juga: Belarusia Siap Sebarkan Senjata Supernuklir Melawan Barat
Dia menambahkan, “Memang benar diplomat AS itu diberitahu untuk meninggalkan Rusia, tetapi itu dilakukan dengan tegas sebagai pembalasan atas pengusiran tanpa dasar seorang menteri-penasihat kedutaan kita di Washington, bertentangan dengan pangkat diplomatik seniornya.”
Baca juga: Makin Lancang, NATO Intai Kapal-kapal Perang Rusia di Laut Mediterania
“Selain itu, Departemen Luar Negeri AS dengan tegas mengabaikan permintaan kami untuk memperpanjang masa tinggalnya. setidaknya sampai pengganti tiba,” ujar dia.
Langkah tegas itu diumumkan juru bicara Kementerian Luar Negeri (Menlu) Rusia Maria Zakharova.
“Kami ingin memperjelas tentang kepergian wakil kepala misi diplomatik AS di Moskow, Bart Gorman, yang oleh beberapa media coba disajikan sebagai eskalasi yang disengaja di pihak Rusia,” papar Zakharova, dilansir TASS pada Jumat (18/2/2022).
Baca juga: Belarusia Siap Sebarkan Senjata Supernuklir Melawan Barat
Dia menambahkan, “Memang benar diplomat AS itu diberitahu untuk meninggalkan Rusia, tetapi itu dilakukan dengan tegas sebagai pembalasan atas pengusiran tanpa dasar seorang menteri-penasihat kedutaan kita di Washington, bertentangan dengan pangkat diplomatik seniornya.”
Baca juga: Makin Lancang, NATO Intai Kapal-kapal Perang Rusia di Laut Mediterania
“Selain itu, Departemen Luar Negeri AS dengan tegas mengabaikan permintaan kami untuk memperpanjang masa tinggalnya. setidaknya sampai pengganti tiba,” ujar dia.
Lihat Juga :