Orang-orang Kaya Beramai-ramai Tinggalkan Ukraina, Perang Sebentar Lagi?
Senin, 14 Februari 2022 - 19:40 WIB
loading...
Website pelacak pesawat pribadi menunjukkan pergerakan pesawat meninggalkan Kiev, Ukraina. Foto/pravda.com.ua
A
A
A
KIEV - Laporan media lokal menunjukkan eksodus orang-orang terkaya Ukraina, termasuk yang disebut “oligarki” sedang berlangsung dalam skala besar.
Surat kabar Ukrayinska Pravda pada Minggu (13/2/2022) mengklaim "sekitar 20 jet pribadi dan pesawat sewaan" berangkat dari Kiev pada hari itu saja.
“Salah satu jet pribadi yang terlihat meninggalkan wilayah udara Ukraina pada hari Minggu diduga dimiliki orang terkaya Ukraina, Rinat Akmetov, yang kekayaan bersihnya diperkirakan sekitar USD7,1 miliar, menurut Forbes,” papar surat kabar itu, dilansir RT.com pada Senin (14/2/2022).
Baca juga: Takut Diserbu Rusia, Ukraina Bisa Batalkan Rencana Gabung NATO
Pravda melaporkan, “Miliarder itu sendiri meninggalkan negara itu pada 30 Januari. Orang terkaya kedua Ukraina dan sesama raja baja, Victor Pinchuk, dilaporkan juga pergi pada akhir bulan lalu.”
Baca juga: Makin Genting, Rusia Siap Tembaki Kapal Asing yang Masuk Perairannya
Keduanya membantu mendanai Dewan Atlantik, kelompok lobi yang berdekatan dengan NATO, yang mendorong Kiev bergabung dengan blok militer itu.
Surat kabar Ukrayinska Pravda pada Minggu (13/2/2022) mengklaim "sekitar 20 jet pribadi dan pesawat sewaan" berangkat dari Kiev pada hari itu saja.
“Salah satu jet pribadi yang terlihat meninggalkan wilayah udara Ukraina pada hari Minggu diduga dimiliki orang terkaya Ukraina, Rinat Akmetov, yang kekayaan bersihnya diperkirakan sekitar USD7,1 miliar, menurut Forbes,” papar surat kabar itu, dilansir RT.com pada Senin (14/2/2022).
Baca juga: Takut Diserbu Rusia, Ukraina Bisa Batalkan Rencana Gabung NATO
Pravda melaporkan, “Miliarder itu sendiri meninggalkan negara itu pada 30 Januari. Orang terkaya kedua Ukraina dan sesama raja baja, Victor Pinchuk, dilaporkan juga pergi pada akhir bulan lalu.”
Baca juga: Makin Genting, Rusia Siap Tembaki Kapal Asing yang Masuk Perairannya
Keduanya membantu mendanai Dewan Atlantik, kelompok lobi yang berdekatan dengan NATO, yang mendorong Kiev bergabung dengan blok militer itu.
Lihat Juga :