Di Ambang Perang, AS Evakuasi Diplomat dan Pasukan dari Ukraina

Minggu, 13 Februari 2022 - 14:17 WIB
loading...
A A A
Sebagai bukti, bahkan saat penarikan ini berlangsung, pengiriman bantuan militer AS lainnya untuk angkatan bersenjata Ukraina dijadwalkan tiba Sabtu, menurut pejabat senior pertama Departemen Luar Negeri. Tetapi Biden telah menjelaskan bahwa pasukan AS tidak akan memasuki Ukraina untuk mendukung militernya atau bahkan untuk mengevakuasi warga Amerika.

Para Garda Nasional AS telah berada di Ukraina barat sejak November, melatih militer Ukraina dan berbasis di pusat pelatihan di Yavoriv, kurang dari 10 mil dari perbatasan dengan Polandia.

Baca juga: Khawatir Rusia Akan Invasi Ukraina, AS Kembali Kirim 3.000 Pasukan ke Polandia

Tidak ada pembaruan yang diberikan tentang status pasukan operasi khusus AS yang juga telah bertugas di Ukraina sebagai bagian dari misi pelatihan dengan pasukan operasi khusus Ukraina.

Ketegangan telah meningkat selama berminggu-minggu karena penumpukan militer Rusia dan gelombang aktivitas militer yang telah memicu kekhawatiran bahwa Rusia dapat menyerang Ukraina. Namun Rusia telah menyangkal rencana semacam itu.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni
Rekomendasi
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved