Presiden Ukraina Minta Barat Beri Bukti Dugaan Invasi Rusia

Minggu, 13 Februari 2022 - 11:13 WIB
loading...
Presiden Ukraina Minta...
Presiden Ukraina minta Barat beri bukti dugaan invasi Rusia. Foto/New York Post
A A A
KIEV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy telah meminta sekutunya untuk berbagi informasi tentang dugaan invasi Rusia . Ini mendorong Rusia untuk menuduh Barat telah "mengejek" Ukraina dan akal sehat.

Pernyataan Zelenskyy datang ketika krisis di Ukraina semakin dalam, dengan pasukan NATO membangun kehadiran mereka di Eropa Timur. NATO menjelaskan tindakan mereka sebagai upaya untuk mencegah Rusia menyerang, meskipun banyak penolakan Moskow atas niat tersebut. Pada hari Jumat, sejumlah outlet berita Barat, mengutip pejabat AS yang tidak disebutkan namanya, menerbitkan cerita tentang potensi serangan Rusia di Ukraina pada 16 Februari.

Berbicara pada konferensi pers pada hari Sabtu, Zelenskyy mengatakan bahwa pihak Ukraina memahami bahwa "risiko itu ada," tetapi menekankan bahwa ada "terlaku banyak informasi di media tentang perang skala penuh yang mendalam dari Federasi Rusia."

“Jika Anda atau orang lain memiliki informasi tambahan tentang invasi 100% Rusia di Ukraina mulai tanggal 16 (Februari), tolong beri kami informasi ini. Kami bekerja setiap hari, menerima informasi dari intelijen kami. Kami juga berterima kasih kepada badan intelijen negara lain,” kata Zelenskyy seperti dilansir dari Russia Today, Minggu (13/2/2022).

Baca juga: Isu Invasi Rusia Kian Kencang, Pemerintah Ukraina Minta Warganya Tetap Tenang
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Lippo Hibahkan Lahan...
Lippo Hibahkan Lahan untuk 141 Ribu Rumah di Meikarta, Percepat Program 3 Juta Rumah
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
Jet Tempur Su-27 Ukraina...
Jet Tempur Su-27 Ukraina Jatuh saat Duel Lawan Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved