Kapal Perang Rusia Kejar Kapal Selam AS di Tengah Ketegangan Atas Ukraina

Minggu, 13 Februari 2022 - 07:38 WIB
loading...
Kapal Perang Rusia Kejar...
Kapal perang Rusia kejar kapal selam AS di tengah ketegangan terkait Ukraina. Foto/Ilustrasi
A A A
MOSKOW - Rusia mengatakan sebuah kapal perusak anti-kapal selamnya mengejar kapal selam Amerika Serikat (AS) di dekat Kepulauan Kuril, memaksanya meninggalkan perairan teritorial negara itu. Insiden ini terjadi di tengah ketegangan yang terjadi atas Ukraina.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa selama latihan militer yang direncanakan, kapal perusak Marsekal Shaposhnikov mendeteksi kapal selam kelas Virginia Angkatan Laut AS di perairan teritorial Rusia dekat Kepulauan Kuril di Pasifik utara.

"Ketika kapal selam mengabaikan tuntutan ke permukaan, awak fregat menggunakan cara yang tepat dan kapal selam AS pergi dengan kecepatan penuh," kata kementerian itu, tanpa memberikan rincian lebih lanjut seperti dilansir dari CBS News, Minggu (13/2/2022).

Kementerian itu juga mengatakan telah memanggil atase pertahanan AS di Moskow atas insiden tersebut.

Baca juga: Isu Invasi Rusia Kian Kencang, Pemerintah Ukraina Minta Warganya Tetap Tenang

"Sehubungan dengan pelanggaran oleh kapal selam Angkatan Laut AS di perbatasan negara Federasi Rusia, atase pertahanan di kedutaan AS di Moskow dipanggil ke kementerian pertahanan Rusia," kata kementerian pertahanan Rusia.

Seorang juru bicara Pentagon, yang dimintai komentar oleh AFP, hanya mengatakan: "Kami mengetahui laporan pers tentang dugaan insiden angkatan laut di Pasifik. Kami tidak dapat mengkonfirmasi rincian laporan ini saat ini."

Sedangkan seorang pejabat senior administrasi mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka tidak memiliki informasi tambahan tentang dugaan insiden tersebut.

Kepulauan Kuril, yang terletak di utara pulau Hokkaido Jepang, telah dikendalikan oleh Moskow sejak mereka direbut oleh pasukan Soviet pada hari-hari akhir Perang Dunia II. Insiden itu terjadi di dekat pulau Kuril, Urup.

Baca juga: Rusia Tarik Beberapa Staf Diplomatik dari Ukraina

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Barat yang telah melihat Moskow mengepung Ukraina di tiga sisi dengan lebih dari 100.000 tentara, dengan Washington memperingatkan bahwa invasi habis-habisan dapat dimulai "kapan saja."

Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Sabtu mengutuk klaim itu sebagai "provokasi."

Presiden AS Joe Biden memperingatkan Putin bahwa Amerika Serikat akan menanggapi dengan tegas dan menimbulkan kerugian yang cepat dan berat jika Rusia menyerang Ukraina. Peringatan itu datang ketika para pejabat AS mengatakan invasi Rusia dapat dimulai "kapan saja."

Dengan peningkatan penumpukan militer Rusia di perbatasan Ukraina, Biden menekankan pada panggilan telepon dengan Putin bahwa invasi akan menghasilkan penderitaan manusia yang meluas dan mengurangi kedudukan Rusia.

Baca juga: 30 Kapal Perang Armada Laut Hitam Rusia Mulai Pergerakan di Dekat Krimea

Departemen Luar Negeri AS sebelumnya telah memerintahkan karyawan non-darurat untuk meninggalkan kedutaan AS di Kiev, Ukraina.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
AS Tak Akan Usik Program...
AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan
Rekomendasi
Brasil Lolos ke Fase...
Brasil Lolos ke Fase Gugur usai Hajar Skotlandia: Vinicius Bersinar, Neymar Comeback
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Gilberto Mora Ukir Sejarah,...
Gilberto Mora Ukir Sejarah, Jadi Starter Termuda di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved