Viral, Tentara-tentara Cantik Ukraina Berlatih untuk Lawan Pasukan Putin

Sabtu, 12 Februari 2022 - 00:13 WIB
loading...
A A A
Letnan Kolonel Ihor Bezogluk dari Brigade ke-72 Ukraina senang bahwa negaranya mendapatkan banyak dukungan dari negara lain.

“Kami sangat senang dengan semua dukungan dari seluruh dunia—terutama Inggris. Ini telah meningkatkan moral dan akan membuat orang Rusia berpikir," katanya.

“Apa pun yang akan membantu kami mempertahankan negara kami diterima dengan sangat baik dan rudal ini telah mengubah perang bagi kami," paparnya.

“Itu berarti kami bisa melawan Rusia dan tidak peduli berapa banyak dari mereka—sekarang kami memiliki cara untuk menghentikan armor mereka.”

Pekan lalu, warga sipil Ukraina menghadiri pelatihan militer terbuka di tengah kekhawatiran invasi yang akan segera terjadi.

Sebuah foto seorang wanita Ukraina berusia 59 tahun dengan kerudung memegang senjata kayu selama latihan militer menjadi viral awal bulan ini.

Pejabat Ukraina dan Barat khawatir akan ada serangan selama bulan depan, di mana serangkaian serangan dunia maya dan kilatan kekerasan terjadi di wilayah Donbas.

Donbas telah berperang sejak 2014 ketika separatis pro-Rusia berupaya untuk melepaskan diri dari Ukraina.

Kiev dan Moskow telah berseteru selama delapan tahun terakhir karena Rusia tidak menyukai fakta bahwa Ukraina semakin dekat dengan Barat.

Kedua negara bekas Soviet dulunya adalah sekutu-tetapi pemerintah Ukraina sekarang berusaha untuk mendekatkan hubungan Amerika Serikat, Inggris, dan Eropa, bahkan berpotensi bergabung dengan NATO.

Presiden Rusia Vladimir Putin memandang upaya Kiev mendaftar menjadi anggota NATO sebagai ancaman langsung bagi Moskow.

Sementara itu, para pemimpin Ukraina telah mendesak rakyatnya untuk tidak panik ketika bayang-bayang invasi membayangi-tetapi mereka juga tidak mau mengambil risiko.

Taktik Rusia

Seperti dilaporkan media Jerman, Bild, sebuah dinas intelijen asing mengatakan telah mengumpulkan rincian "rencana pasca-perang" Rusia untuk Ukraina, yang katanya saat ini sedang dibahas di kalangan militer Rusia.

Meskipun Rusia belum menginvasi Ukraina, persiapan untuk skenario ini sudah berlangsung.

Menurut laporan itu, tentara Rusia berencana untuk mengepung kota-kota besar Ukraina setelah menghancurkan pasukan negara itu di lapangan.

Setelah itu, sel-sel tidur dinas rahasia yang sudah diselundupkan ke Ukraina, serta politisi lokal yang setia kepada Vladimir Putin, akan diaktifkan di kota-kota, sementara agen dinas rahasia akan menembus ke kota-kota.

Mereka, lanjut laporan itu, akan memiliki tugas membangun kepemimpinan pro-Rusia di kota-kota yang kemudian akan menyetujui penyerahan kepada "penjajah" Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Parah! Siswa SMA Ini...
Parah! Siswa SMA Ini Masukkan Spermanya ke Tumbler Guru Perempuan
Rekomendasi
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Main Sinetron Stripping,...
Main Sinetron Stripping, Gisel Sempet Galau Pikirkan Gempi
Libur Sekolah Tiba,...
Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Harus Keluar Banyak Biaya
Berita Terkini
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved