Terungkap, Macron Tolak Tes COVID-19 saat Temui Putin karena Takut DNA-nya Dicuri

Jum'at, 11 Februari 2022 - 22:37 WIB
loading...
Terungkap, Macron Tolak...
Presiden Prancis Emmanuel Macron (kanan) menolak tes COVID-19 di Rusia saat menemui Presiden Vladimir Putin karena takut DNA-nya dicuri. Foto/Sputnik/Kremlin via REUTERS
A A A
MOSKOW - Presiden Prancis Emmanuel Macron menolak permintaan Kremlin agar dia mengikuti tes COVID-19 ketika tiba di Rusia untuk menemui Presiden Vladimir Putin beberapa hari lalu. Alasannya, dia takut Moskow akan mencuri DNA-nya.

Dua sumber di dalam rombongan Macron mengungkapkan hal itu kepada Reuters.

Akibatnya, kepala negara Prancis yang sedang berkunjung dijauhkan dari pemimpin Rusia selama pembicaraan panjang tentang krisis Ukraina di Moskow.

Dalam foto yang beredar, mereka berada di ujung meja yang berlawanan begitu lama sehingga memicu komentar satir di media sosial dan spekulasi, termasuk oleh para diplomat, bahwa Putin mungkin menggunakannya untuk mengirim pesan.

Baca juga: Putin: Jika Ukraina Gabung NATO, Perang dengan Rusia

Tetapi dua sumber yang memiliki pengetahuan tentang protokol kesehatan presiden Prancis mengatakan kepada Reuters bahwa Macron telah diberi pilihan: menerima tes PCR yang dilakukan oleh otoritas Rusia dan diizinkan untuk mendekati Putin, atau menolak dan harus mematuhi aturan social distancing yang lebih ketat.

"Kami tahu betul bahwa itu berarti tidak ada jabat tangan dan meja panjang itu. Tetapi kami tidak dapat menerima bahwa mereka mendapatkan DNA presiden," kata salah satu sumber mengatakan kepada Reuters, merujuk pada masalah keamanan jika pemimpin Prancis itu dites oleh dokter Rusia.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengonfirmasi bahwa Macron telah menolak tes COVID-19 dan mengatakan Rusia tidak memiliki masalah dengan ini. Namun, lanjut Peskov, itu berarti bahwa jarak 6 meter (20 kaki) dari Putin diperlukan untuk melindungi kesehatan pemimpin Kremlin.

"Tidak ada politik dalam hal ini, itu tidak mengganggu negosiasi dengan cara apa pun," katanya, yang dilansir Jumat (11/2/2022).

Sumber kedua dalam rombongan Macron mengatakan dia malah menjalani tes PCR Prancis sebelum keberangkatan ke Rusia dan tes antigen yang dilakukan oleh dokternya sendiri sekali di Rusia.

"Rusia memberi tahu kami bahwa Putin perlu dijaga dalam gelembung kesehatan yang ketat," kata sumber kedua.

Kantor Macron mengatakan; "Protokol kesehatan Rusia tampaknya bagi kami tidak dapat diterima atau kompatibel dengan batasan buku harian kami." Pernyataan itu merujuk pada lamanya waktu yang diperlukan untuk menunggu hasilnya.

Ketika ditanya secara khusus tentang kekhawatiran pencurian DNA, kantor Macron mengatakan: "Presiden memiliki dokter yang menentukan aturan yang dapat diterima atau tidak dalam protokol kesehatannya sendiri."

Pada hari Kamis, tiga hari setelah Macron dan Putin mengadakan pertemuan dengan social distancing ketat, pemimpin Rusia itu menerima kunjungan Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev. Kedua pemimpin berjabat tangan, dan duduk berdekatan, hanya dipisahkan oleh meja kopi kecil.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Premier Padel Valladolid...
Premier Padel Valladolid P2 2026 Tayang di VISION+, Cek Jadwal Lengkapnya
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang PK Hari Ini, Bakal Hadir di PN Jaksel?
Pakar Nilai Penggeledahan...
Pakar Nilai Penggeledahan Roy Suryo dan Dokter Tifa Sudah Sesuai Aturan
Berita Terkini
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Infografis
Tekan Penularan Covid-19,...
Tekan Penularan Covid-19, Ini Imbauan Kemenkes saat Ibadah Natal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved