Terungkap, Kapal Perang AS Dikepung Kawanan Drone Misterius di 16 Lokasi

Jum'at, 11 Februari 2022 - 17:47 WIB
loading...
A A A
Insiden "drone" terdeteksi di 16 lokasi, dimulai pada pukul 02:56 (GMT), atau 19:56 waktu setempat, dengan kapal perusak mematikan lokasi Sistem Identifikasi Otomatis (AIS) yang disiarkan sekitar sepuluh menit sebelumnya untuk alasan yang tidak ditentukan.

Pertama, garis waktu menunjukkan UAS terlihat pada jarak sekitar satu mil laut. Dua puluh menit kemudian, dua "drone" terlihat, salah satunya jatuh ke dalam air.

Pada pukul 20:26 waktu setempat, beberapa UAS terlihat, hanya untuk jumlah yang menjadi "gerombolan UAS" pada pukul 20:50 waktu setempat.

Apa yang disebut "gerombolan UAS" tampaknya telah berlangsung selama lebih dari dua jam, yakni dari 19:56.waktu setempat hingga 10:39 malam.

Selain timeline yang dirilis setelah permintaan Freedom of Information Act, Angkatan Laut juga meluncurkan gambar dengan resolusi yang sangat rendah, dengan hampir tidak ada detail yang terlihat selain tiga titik buram.

Gambar, yang diambil oleh sistem infra merah pandangan ke depan (FLIR) yang tidak ditentukan, digambarkan oleh para pejabat sebagai satu-satunya yang "dapat dirilis" terkait dengan insiden tersebut.

Drive menyarankan, “Slide pengarahan dengan garis waktu dan gambar adalah bagian dari penyelidikan yang lebih luas.”

Drive meminta dokumen lengkap, di mana Angkatan Laut memberi tahu mereka bahwa pencarian internal menemukan, "Tidak ada catatan responsif."

“Catatan yang sebelumnya diberikan kepada Anda dalam permintaan terpisah berjudul 'UAP Brief' oleh Command FOIA Coordinator digunakan sendiri untuk membedakannya sebagai slide PowerPoint. Ini bukan bagian dari brief yang lebih besar," papar Angkatan Laut kepada media sebagai tanggapan.

Para wartawan mencatat beberapa hal dalam rilis dokumen pendek "menonjol". Di antara hal-hal seperti itu, The Drive menguraikan fakta bahwa, “Garis waktu tidak menentukan tindakan pencegahan apa pun yang diambil terhadap drone yang mengerumuni kapal perang, dan juga tetap tidak jelas persis berapa banyak kontak yang terdeteksi."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Sah! AS dan Arab Saudi...
Sah! AS dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Nuklir Sipil
Rekomendasi
Kenyamanan Menginap...
Kenyamanan Menginap di Berbagai Pilihan Hotel yang Favorit
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
Berita Terkini
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved