PM Inggris soal Krisis Ukraina: Beberapa Hari ke Depan Momen Paling Berbahaya

Kamis, 10 Februari 2022 - 20:10 WIB
loading...
A A A
Lavrov mengatakan dia tidak mengerti kecemasan Inggris tentang latihan perang Rusia di Belarusia, dan bahwa Truss telah mengabaikan fakta yang disajikan kepadanya.

Barat, kata Lavrov, menggunakan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy sebagai instrumen.

Presiden Vladimir Putin, yang mengatakan bahwa kekhawatiran Moskow atas ekspansi NATO telah diabaikan selama tiga dekade, telah menuntut jaminan bahwa tidak akan ada penempatan rudal di dekat perbatasannya dan tidak ada ekspansi lebih lanjut dari NATO.

Inggris telah mendukung garis kuat bahwa Rusia seharusnya tidak dapat memveto negara-negara yang memilih untuk bergabung dengan aliansi NATO.

"Apa yang sebenarnya kami semua coba lakukan, apakah Anda berada di NATO atau tidak di NATO, adalah melindungi hak kedaulatan negara untuk memilih aliansi keamanan mereka," kata Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace kepada Times Radio.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Presiden Venezuela Terenyuh...
Presiden Venezuela Terenyuh Puluhan Negara Bantu Cari Korban Gempa, Nyaris 2.000 Orang Tewas
Rekomendasi
MICoCS 2026: Akademisi...
MICoCS 2026: Akademisi Dunia Kupas Tantangan AI bagi Industri Media dan Komunikasi
Di Hadapan Prabowo,...
Di Hadapan Prabowo, Kapolri: SPPG Polri Berhasil Pertahankan Zero Accident
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Infografis
Inggris-Prancis Siap...
Inggris-Prancis Siap Pimpin Koalisi Tentara ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved