PM Inggris soal Krisis Ukraina: Beberapa Hari ke Depan Momen Paling Berbahaya

Kamis, 10 Februari 2022 - 20:10 WIB
loading...
A A A
"Itu tidak berarti bahwa tidak mungkin sesuatu yang benar-benar bencana bisa terjadi dalam waktu dekat. Dan intelijen kami, saya takut untuk mengatakan tetap suram," kata Johnson.

"Ini mungkin saat yang paling berbahaya, menurut saya, dalam beberapa hari ke depan, dalam krisis keamanan terbesar yang dihadapi Eropa selama beberapa dekade, dan kita harus memperbaikinya. Dan saya pikir itu kombinasi sanksi dan tekad militer, ditambah diplomasi adalah apa yang ada," paparnya.

Dorongan diplomatik Inggris datang ketika Johnson sedang bergulat dengan krisis politik domestik terburuk dari jabatan perdana menterinya, yakni penyelidikan polisi terhadap pesta di Downing Street saat lockdown yang telah menyebabkan beberapa anggota Parlemen dari Partai Konservatif menyerukan agar dia mengundurkan diri.

Itu mengikuti diplomasi antar-jemput dari Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang mengunjungi Moskow dan Kiev awal pekan ini.

Berbeda dengan para pemimpin AS dan Inggris, Macron telah mengecilkan kemungkinan invasi Rusia segera terjadi.

Johnson, tokoh paling menonjol dalam kampanye Brexit yang membawa Inggris keluar dari Uni Eropa, mengatakan; "Inggris tetap teguh dalam komitmen kami terhadap keamanan Eropa".

Sementara Johnson mengunjungi markas NATO, Menteri Luar Negeri Liz Truss yang mengadakan pembicaraan di Moskow, mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov bahwa perang di Ukraina akan menjadi bencana bagi rakyat Rusia dan Ukraina dan untuk keamanan Eropa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Krakatau Posco Tanamkan...
Krakatau Posco Tanamkan Budaya Keselamatan kepada Generasi Muda
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Infografis
Pasukan Korea Utara...
Pasukan Korea Utara Kembali ke Garis Depan Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved