Jika Diserang Pasukan Asing, Negara Uni Eropa Ini Mengaku Tak Mampu Bertahan

Kamis, 10 Februari 2022 - 09:18 WIB
loading...
Jika Diserang Pasukan...
Tentara Irlandia bertugas di Chad sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB. Foto/REUTERS
A A A
DUBLIN - Tinjauan terhadap pasukan pertahanan Irlandia menemukan bahwa negara itu “tanpa kemampuan militer yang kredibel” terhadap potensi serangan asing.

Situasi itu baru akan berubah jika dilakukan investasi dan reorganisasi yang signifikan. Laporan Komisi Pasukan Pertahanan Irlandia itu diterbitkan pada Rabu (9/2/2022), lebih dari setahun setelah pertama kali dirilis.

“Jika pemerintah Irlandia menghindari peningkatan besar dalam pengeluaran militer atau reorganisasi, Angkatan Pertahanan Irlandia akan dibiarkan tidak dapat melakukan pertahanan negara yang berarti terhadap tindakan agresi berkelanjutan dari kekuatan militer konvensional, dan akan menjadi dipaksa mengurangi komitmen Irlandia untuk misi penjaga perdamaian PBB,” ungkap laporan tersebut, dilansir RT.com.

Baca juga: AS Siapkan Eksodus Pengungsi Besar-besaran dari Ukraina, Awas Perang di Depan Mata

Irlandia adalah negara netral, dan militernya mengambil bagian dalam operasi pertahanan sipil seperti bantuan banjir, di dalam negeri, dan misi kemanusiaan dan penjaga perdamaian di luar negeri.

Baca juga: Kalangan Intelijen AS Khawatirkan Strategi Biden Terkait Rusia

Angkatan Laut Irlandia telah terlibat dalam operasi penyelamatan migran Uni Eropa (UE) di Mediterania dan tentaranya saat ini terlibat dalam misi PBB di Afrika, Timur Tengah, dan Balkan.

Baca juga: Rusia Luncurkan Hibrida Kapal Perang dan Kapal Selam Siluman

Untuk mempertahankan kedaulatan negara dengan lebih baik, laporan tersebut merekomendasikan agar Irlandia meningkatkan pertahanan pesisirnya, meningkatkan armada angkatan lautnya, berinvestasi dalam peralatan radar, dan memperkuat “kemampuan intelijen militer dan pertahanan dunia maya” negara itu.

Laporan itu juga merekomendasikan agar negara itu membeli lebih banyak pesawat, termasuk yang mampu mengangkut pasukan.

Saat ini, Irlandia hanya mengoperasikan pesawat pelatihan dan patroli yang digerakkan baling-baling.

Namun, laporan tersebut menyatakan, untuk melangkah lebih jauh dan mengerahkan militer konvensional sejati, Irlandia perlu melipatgandakan anggaran pertahanannya dan membeli pesawat tempur dan kapal angkatan laut baru, dan berinvestasi dalam pasukan khusus, Army Ranger Wing.

“Jelas bagi Komisi bahwa tingkat komitmen keuangan saat ini memberikan kemampuan militer yang tidak memadai untuk Pertahanan Irlandia dan rakyatnya dari ancaman yang diidentifikasi dalam laporan ini,” papar dokumen itu.

Bentrokan di perbatasan Eropa karena migrasi, terorisme, dan perubahan iklim semuanya diidentifikasi sebagai “ancaman” dalam laporan tersebut.

Demikian juga “persaingan kekuatan besar” antara Rusia dan NATO, di mana Irlandia bukan anggota blok militer itu.

Menteri Pertahanan Irlandia Simon Coveney menyebut laporan itu "tumpul" dan "memukul keras".

Dia mengakui, “Laporan itu menimbulkan pertanyaan serius mengenai penyediaan pertahanan yang kita sebagai masyarakat sekarang harus pertimbangkan dengan hati-hati."

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Irlandia Larang Impor...
Irlandia Larang Impor dari Permukiman Israel Mulai Pertengahan Juli
Dunia Kutuk Perlakuan...
Dunia Kutuk Perlakuan Keji Israel terhadap Aktivis Armada Bantuan Gaza
Israel Culik Adik Presiden...
Israel Culik Adik Presiden Irlandia saat Ikut Misi Global Sumud Flotilla ke Gaza
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Abaikan AS, Netanyahu...
Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon
Rekomendasi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Berita Terkini
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Infografis
Negara Uni Eropa yang...
Negara Uni Eropa yang Melarang Impor Biji-bijian Asal Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved