Rusia: Jerman Negara yang Diduduki, 30.000 Tentara AS di Sana

Rabu, 09 Februari 2022 - 15:20 WIB
loading...
A A A
Dia menjelaskan, Richard Grenell, yang merupakan duta besar AS untuk Berlin selama kepresidenan Donald Trump, "memberi mereka perintah secara harfiah setiap hari tentang apa yang harus dilakukan pada masalah seperti Nord Stream 2."

Menurut dia, Jerman diperlakukan seperti hanya satu protektorat oleh AS.

Zakharova menambahkan bahwa ini tidak hanya mengambil bentuk ancaman finansial, tetapi "didukung oleh 30.000 sepatu bot Amerika di lapangan."

“Mengapa Berlin membiarkan dirinya diperlakukan seperti ini adalah pertanyaan untuk ditanyakan kepada Jerman, tetapi kenyataannya adalah bahwa itu bukan hubungan yang setara,” tutur Zakharova.

“Upaya Washington memblokir Berlin dari membeli gas alam Rusia melalui pipa Nord Stream 2 menunjukkan penghinaan total terhadap kepentingan Jerman,” ungkap dia.

Dia menambahkan, “Jerman membutuhkan gas ini bukan karena mereka menyukai Rusia atau ingin menyenangkan kita, mereka hanya membutuhkannya, itulah yang memberi makan ekonomi mereka, itu adalah sumber daya yang menjadi sandaran pengembangan industri mereka, itulah yang mereka butuhkan untuk hidup, pada dasarnya… masalah vital.”

Sebaliknya, Washington berusaha mempersenjatai Jerman agar membeli gas alam cair (LNG) dari AS.

“Namun, harga LNG Amerika jauh lebih tinggi, sehingga AS mengatakan kepada Jerman untuk mengenakan pajak lebih banyak kepada rakyat dan menutupi selisihnya melalui subsidi,” ungkap juru bicara Kemlu Rusia itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Terbitkan Surat Terbuka,...
Terbitkan Surat Terbuka, Zelensky Ajak Putin Bertemu untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina
Trump: Jika Bukan karena...
Trump: Jika Bukan karena Saya, Israel Sudah Tak Ada saat Ini
Rekomendasi
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
Raymond/Joaquin Kalah,...
Raymond/Joaquin Kalah, Merah Putih Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved