Rusia: Jerman Negara yang Diduduki, 30.000 Tentara AS di Sana

Rabu, 09 Februari 2022 - 15:20 WIB
loading...
A A A
“Pembicaraan macam apa itu? Pasar bebas apa yang Anda bicarakan? Atau ekonomi liberal, atau WTO?” tanya dia, mencatat bahwa ini benar-benar menggunakan energi sebagai pengaruh politik, persis seperti apa yang AS tuduhkan ingin dilakukan Rusia.

Dalam pandangan Zakharova, seluruh Eropa tidak lebih baik. Dia menunjuk kepemimpinan AS yang memaksa anggota NATO Eropa dan memerintahkan mereka untuk membelanjakan 2% dari PDB mereka untuk militer atau lainnya.

“Dan mereka berbicara seperti itu kepada semua orang,” tegas Zakharova.

“Rusia, China dan beberapa negara lain menolak untuk diperintah. Tetapi kebanyakan dari mereka, jika Anda mengambil UE, menyerah begitu saja. Sudah lama tidak ada pembicaraan tentang kepentingan berdaulat,” papar dia.

Rusia, sebaliknya, menolak untuk diajak bicara seperti ini. “Anda dapat memesan di sekitar siapa saja yang menyukainya, tetapi kami tidak, jadi Anda tidak akan berbicara seperti itu kepada kami,” tegas Zakharova.

“Jika Anda melanggar sesuatu yang menyangkut kepentingan kami dan bertentangan dengan hukum internasional, Anda akan menerima tindakan sebagai tanggapan,” tandas dia.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Serius Ingin Tangkap Netanyahu, Singgung Surat Perintah ICC
Rekomendasi
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Aktivis Pemuda Apresiasi...
Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol
Paripurna DPR Setujui...
Paripurna DPR Setujui Wahidah Suaib Jadi Anggota Ombudsman Pengganti Hery Susanto
Berita Terkini
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved