Israel Marah Rusia Terus Acak GPS Penerbangan Pesawat ke Tel Aviv

Senin, 07 Februari 2022 - 18:02 WIB
loading...
Israel Marah Rusia Terus...
Jet tempur berada di pangkalan udara Rusia di Suriah pada 8 Januari 2018. Foto/sputnik
A A A
TEL AVIV - Rusia menolak permintaan Israel untuk menghentikan interferensi elektromagnetik dari pangkalan udaranya di Suriah pada GPS pesawat-pesawat yang mendarat di Tel Aviv.

Penolakan Rusia dan kemarahan Israel itu makin memperburuk hubungan antara keduanya.

Menurut saluran berita KAN pada awal Februari 2022, Israel mengirim surat ke Rusia yang menyatakan sistem pertahanan di Pangkalan Udara Khmeimim Rusia di kota pelabuhan Latakia, Suriah, menyebabkan gangguan elektromagnetik dalam sistem GPS pesawat yang mendarat di ibu kota Israel.

Baca juga: Ramalan Presiden Belarusia: Ukraina akan Gabung Negara Kesatuan dengan Rusia

Seorang pilot untuk perusahaan penerbangan di bandara Tel Aviv mengatakan kepada saluran tersebut bahwa gangguan tersebut berasal dari "spoofing".

Baca juga: Rusia Ungkap Kemungkinan Kirim Pasukan ke Amerika Latin

Spoofing adalah suatu bentuk peperangan elektronik yang memaksa pilot harus dengan cepat bereaksi terhadap perubahan mendadak karena sistem GPS mereka menunjukkan lokasi dan koordinat yang salah.

Baca juga: Jadi Ancaman Terbesar, Israel Klaim Kebebasan Beraksi terhadap Iran

"Apa yang kami alami adalah interferensi spektrum (elektromagnetik) dari timur, yang membutuhkan waktu untuk kami pahami," ujar pilot itu.

Gangguan tersebut dilaporkan telah dialami selama sebulan terakhir, sebelum akhirnya dipersempit menjadi berasal dari sistem pertahanan Rusia di Suriah.

Moskow sekarang menolak mengabulkan permintaan Tel Aviv untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Bagaimanapun, Rusia menyatakan sistem pertahanan udara di pangkalan Khmeimim ditempatkan di sana secara khusus untuk melindungi tentaranya di wilayah tersebut.

Insiden serupa terjadi pada 2019, ketika otoritas udara sipil Israel secara terbuka mengeluh bahwa, “Aksi serupa dari Rusia menyebabkan dampak signifikan pada semua aspek pengoperasian pesawat dari kokpit, serta pengelolaan lalu lintas udara."

Rusia menolak klaim itu sebagai berita palsu pada saat itu, tetapi kemudian menyelesaikan masalah tersebut.

Beberapa orang memandang penolakan Moskow atas permintaan Tel Aviv sebagai ekspresi kemarahan atau ketidaksenangan atas serangan Israel yang terus berlanjut di wilayah Suriah yang dikendalikan oleh rezim Presiden Suriah Bashar Al-Assad.

Suriah telah dibantu Rusia selama konflik berkepanjangan di negara itu. Namun pada Oktober 2021, Rusia mengatakan kepada Israel bahwa mereka tidak akan menghalangi serangan itu.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Jumhur Hidayat Sampaikan...
Jumhur Hidayat Sampaikan Salam Hangat Presiden Prabowo ke Raja Charles
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Prancis Juara Grup I,...
Prancis Juara Grup I, Senegal Pesta Gol ke Gawang Irak
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved