Iran Sambut Keringanan Sanksi AS tapi Tegaskan Itu Tak Cukup

Minggu, 06 Februari 2022 - 06:01 WIB
loading...
A A A
Dia menjelaskan, Teheran menginginkan “jaminan di sektor politik, hukum dan ekonomi” serta AS tidak akan begitu saja menarik diri dari kesepakatan lagi.

Baca juga: Erdogan Positif Omicron, 2 Hari setelah Bertemu Presiden Ukraina

Kesepakatan itu, yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA), ditandatangani oleh Iran dan lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB ditambah Jerman dan Uni Eropa pada 2015.

Berdasarkan ketentuannya, Iran setuju melakukan pengawasan ketat terhadap nuklirnya. program dengan imbalan keringanan sanksi AS dan PBB.

Mantan Presiden AS Donald Trump secara sepihak menarik diri dari kesepakatan pada 2018, mengklaim Iran tidak mematuhi, dan sanksi ekonomi yang keras diterapkan kembali.

Departemen Luar Negeri AS mengabaikan beberapa sanksi ini pada Jumat, yang memungkinkan perusahaan asing terlibat dalam beberapa proyek sipil di pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr Iran, Reaktor Penelitian Teheran, dan pembangkit nuklir air berat Arak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Trump Dilaporkan Dukung...
Trump Dilaporkan Dukung Presiden FIFA Infantino Jadi Sekjen PBB, Gantikan Guterres
Rekomendasi
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Penanganan Dugaan Kasus...
Penanganan Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Independensi Penegak Hukum
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
Berita Terkini
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved