Pasukan Khusus AS Lancarkan Operasi Kontraterorisme di Suriah, 13 Tewas

Kamis, 03 Februari 2022 - 20:08 WIB
loading...
A A A
Di beberapa kamar, darah berceceran di dinding dan menodai lantai, dikotori dengan kasur busa dan pecahan dari pintu yang hancur.

Itu adalah serangan terbesar di provinsi itu sejak serangan AS pada 2019 yang menargetkan pemimpin kelompok ISIS saat itu, Abu Bakr al-Baghdadi.

Idlib adalah kubu mantan afiliasi al-Qaeda Hayat Tahrir Al-Sham, dan rumah bagi beberapa operasi utamanya. Tetapi gerilyawan lain juga mendapatkan perlindungan di wilayah itu, yang secara luas dikendalikan oleh para pejuang yang didukung Turki.

Operasi klandestin itu terjadi ketika kelompok Negara Islam (ISIS) menegaskan kembali dirinya, melakukan beberapa serangan terbesarnya sejak dikalahkan pada 2019.

Dalam beberapa minggu dan bulan terakhir, kelompok itu telah meluncurkan serangkaian operasi di wilayah tersebut, termasuk operasi penyerangan selama 10 hari pada akhir bulan lalu untuk merebut sebuah penjara di timur laut Suriah.

Baca juga: ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas

Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS dan dipimpin Kurdi mengatakan lebih dari 120 pejuang dan pekerja penjara mereka tewas dalam upaya menggagalkan rencana ISIS, yang tampaknya bertujuan untuk membebaskan pemimpin operasi senior ISIS dari penjara. Penjara tersebut menampung setidaknya 3.000 tahanan kelompok ISIS.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Gugur dalam Serangan...
Gugur dalam Serangan AS-Israel, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan 9 Juli
Rekomendasi
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved