Selandia Baru Turunkan Patung Komandan Inggris Pembantai Suku Maori

Jum'at, 12 Juni 2020 - 14:41 WIB
loading...
Selandia Baru Turunkan...
Patung komandan Angkatan Laut Inggris; John Fane Charles Hamilton, di kota Hamilton, Selandia Baru, diturunkan otoritas kota setempat, Jumat (12/6/2020). Foto/TVNZ via REUTERS TV
A A A
WELLINGTON - Sebuah kota di Selandia Baru pada Jumat (12/6/2020) menurunkan patung seorang komandan Angkatan Laut Inggris , John Fane Charles Hamilton. Sosok yang diabadikan dalam patung itu dianggap sebagai penjajah dan pembantai penduduk asli suku Maori pada abad 19.

Patung-patung yang memuliakan penjajah dan pedagang budak telah menjadi sorotan masyarakat internasional seiring dengan maraknya demo Black Lives Matter. Demo ini dimulai dari Amerika Serikat setelah kematian pria kulit hitam George Floyd setelah lehernya dicekik polisi kulit putih dengan lututnya di Minneapolis, 25 Mei lalu.

Protes di Australia dan Selandia Baru telah berfokus pada kekejaman yang dilakukan terhadap penduduk asli oleh penjajah Eropa, di mana ribuan demonstran anti-rasisme berbaris selama seminggu terakhir.

Patung komandan Inggris John Hamilton berada di kota Hamilton, sebuah kota di Selandia Baru yang namanya diambil dari komandan militer tersebut. Patung diturunkan otoritas kota sehari setelah seorang pemimpin Maori mengancam akan merobohkannya sendiri.

Wali Kota Paula Southgate mengatakan semakin banyak orang yang menganggap patung itu sebagai ofensif budaya. (Baca: Pastor Indonesia Pidato dalam Demo AS, Dikecam di Dalam Negeri )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Iran Menggila! Markas...
Iran Menggila! Markas Jet Tempur F-18 AS di Pangkalan Udara Al-Azraq Yordania Dibombardir
Hubungan yang Unik,...
Hubungan yang Unik, Menlu Iran Kunjungi Qatar Setelah Militernya Serang Doha
Rekomendasi
Dekopin Siap Kawal Amanat...
Dekopin Siap Kawal Amanat Presiden Prabowo Jadikan Koperasi Motor Utama Ekonomi Rakyat
Celuk Open 2026, Turnamen...
Celuk Open 2026, Turnamen Tenis yang Gaungkan Wellness
KDKMP Bakal Jadi Pusat...
KDKMP Bakal Jadi Pusat Ekonomi Desa, Mendes: 80% Penghasilan Dikembalikan ke Masyarakat
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved