Gaji Menggiurkan Tentara Bayaran, Siap Perang di Mana Pun dan Berani Mati

Rabu, 02 Februari 2022 - 10:23 WIB
loading...
Gaji Menggiurkan Tentara...
Pemberontak dari Battalion Vostok mengarahkan senapan jitu ke gedung pemerintah di kota Donetsk, Ukraina, 29 Mei 2014. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Ketegangan di Ukraina memicu spekulasi perang akan segera terjadi. Di tengah ketegangan itu muncul kabar tentang pengerahan tentara bayaran ke wilayah Ukraina.

“Orang-orang akan melakukan apa saja demi uang. Bahkan pergi berperang. Tentara bayaran telah bertempur dalam perang untuk semua catatan sejarah,” ungkap laporan Jobmonkey.com.

Menurut laporan itu, para tentara bayaran melakukan pekerjaan kotor militer dan dibayar dengan gaji yang besar untuk melakukannya. “Tentara bayaran melakukan lebih dari yang Anda pikirkan. Hari ini mereka disebut kontraktor keamanan…,” papar laporan itu.

Baca juga: Terungkap, Tentara Bayaran Tiba di Ukraina Berkedok Instruktur Militer Asing

Kontraktor keamanan, yang biasa disebut tentara bayaran, melakukan tugas keamanan, intelijen, dan pertempuran di seluruh dunia demi uang.

Baca juga: Putin Tuduh AS Coba Memancing Rusia ke Dalam Perang

Mereka dapat ditemukan di setiap titik panas militer, mulai dari Afghanistan, Kolombia, Irak, Libya, Suriah, dan yang terbaru di Ukraina.

Baca juga: Kepala Pertahanan Jelaskan Bagaimana Ukraina Bisa Dihancurkan

Perusahaan militer swasta seperti Blackwater Security, Military Professional Resources Inc, Sandline, Global Dynamics, atau Triple Canopy mempekerjakan banyak warga sipil untuk menemani dan membantu militer.

Kontraktor keamanan lebih dari sekadar senjata untuk disewa. “Mereka adalah tentara profesional yang berjuang untuk uang, bukan untuk bangsa atau tujuan,” papar laporan itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Perang Semakin Sengit,...
Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran
Rekomendasi
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
AS dan Israel Adalah...
AS dan Israel Adalah Dalang Perang Saudara di Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved