Kisah Pria Kanibal Jepang: Perkosa Mayat Wanita, Memakannya dan Jadi Bintang Porno

Senin, 31 Januari 2022 - 10:39 WIB
loading...
A A A
Sagawa sering mempekerjakan pekerja seks dan membawa mereka kembali ke apartemennya dengan tujuan untuk membunuh dan memakan mereka, tetapi setiap kali dia tidak bisa memaksakan diri untuk melakukan kejahatannya.

Pada malam 11 Juni 1981, ketika pria berusia 25 tahun itu mengunjungi apartemen Hartevelt untuk makan malam, Sagawa merangkak di belakangnya saat dia sedang membaca puisi dan menembak lehernya.

Sagawa mengaku secara singkat merasa menyesal atas pembunuhan itu, kemudian mengingat: "Saya berpikir untuk memanggil ambulans, tetapi kemudian saya berpikir, 'Tunggu, jangan bodoh'."

“'Anda telah memimpikan hal ini selama 32 tahun dan sekarang benar-benar terjadi!’”

Dia kemudian terlibat dalam beberapa hari kekerasan yang benar-benar mengerikan, memerkosa mayat Hartevelt sebelum memakan bagian-bagian dagingnya.

Sebagian daging korban dia makan mentah, sementara sebagian lagi dia masak sebelum dikonsumsi.

Selama dua hari berikutnya, Sagawa memakan sebagian dari payudara, betis, bibir, dan paha Hartevelt, sampai memutuskan sudah waktunya untuk membuang jenazahnya.

Dia membeli dua koper besar dan meletakkan bagian tubuh korban di dalamnya sebelum memanggil taksi.

Sopir taksi tidak mengetahui bahwa koper berat Sagawa berisi mayat saat dia membantunya. Sang sopir mengantarnya ke taman terdekat.

Saat dia mencoba untuk membuang koper berisi tubuh Hartevelt di Taman Bois de Boulogne, dua pelari yang ketakutan melihat darah menetes dan memberi tahu polisi.

Polisi dipanggil dan dapat mengaitkan kasus itu ke Sagawa dengan bantuan sopir taksi.

Di samping apartemen tempat pembunuhan terjadi, polisi menemukan sisa-sisa makanan termasuk daging manusia yang dimasak serta kartu identitas berfoto Hartevelt.

Sagawa kemudian ditangkap dan ditahan di Prancis selama dua tahun di mana psikolog memeriksanya.

Seperti yang terjadi pada tahun 1972, ayahnya yang kaya turun tangan dan, dengan bantuan seorang pengacara terkemuka, Sagawa dinyatakan gila secara hukum dan tidak layak untuk diadili.

Dia menghabiskan empat tahun berikutnya di unit psikiatri keamanan maksimum Prancis. Selama waktu itu dia terkenal menulis dan mengilustrasikan sebuah novel; "In The Fog".

Buku itu menceritakan kisah tentang seorang pria yang membunuh seorang wanita, memerkosa mayatnya, dan memakan potongan dagingnya, membuat banyak orang menyimpulkan bahwa itu adalah kisah nyata kejahatannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved