PBB Bekomitmen pada Solusi Dua Negara untuk Akhiri Konflik Palestina-Israel

Minggu, 30 Januari 2022 - 03:00 WIB
loading...
PBB Bekomitmen pada...
PBB bekomitmen pada solusi dua negara untuk akhiri konflik Palestina-Israel. FOTO/Reuters
A A A
NEW YORK - PBB telah menegaskan kembali komitmen pada prinsip solusi dua negara untuk mengakhiri konflik Palestina-Israel yang telah berlangsung selama beberapa dekade dan menimbulkan kesengsaraan bagi rakyat Palestina.

"PBB telah bekerja dan akan terus bekerja atas dasar solusi dua negara yang memberikan dua negara, Israel dan Palestina, hidup berdampingan dalam perdamaian dan keamanan," kata wakil juru bicara PBB Farhan Haq kepada wartawan, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Sabtu (29/1/2022).

Baca: Badan PBB Desak Israel Bebaskan Remaja Palestina yang Sakit Parah

Haq menjawab pertanyaan atas pernyataan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett. Sebelumnya, Bennett berjanji bahwa dia tidak akan mengizinkan pembentukan negara Palestina selama masa jabatannya sebagai Perdana Menteri.

“Kami telah mendengar hal-hal berbeda yang dikatakan oleh orang yang berbeda dan pihak yang berbeda selama bertahun-tahun. Tetapi, kami terus mematuhi ini, karena kami percaya bahwa ini adalah satu-satunya cara realistis untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat,” tambah Haq.

Pada hari Kamis, Bennett mengatakan bahwa "selama saya menjadi perdana menteri, tidak akan ada implementasi perjanjian Oslo."

Baca: Polisi Israel Hancurkan Rumah Warga Palestina di Yerusalem Timur

Pada tahun 1993, Organisasi Pembebasan Palestina dan Israel menandatangani perjanjian Oslo, yang memberi Palestina bentuk pemerintahan sendiri. Tetapi, negosiasi gagal untuk menyelesaikan kesepakatan dan mengarah ke negara Palestina.

Negosiasi damai antara kedua belah pihak gagal pada April 2014 karena penolakan Israel untuk menghentikan pembangunan pemukiman dan membebaskan tahanan Palestina yang dipenjara sebelum 1993.



Hingga kini konflik Palestina-Israel terus berlangsung dan menelan korban jiwa di kedua belah pihak. Namun, rakyat Palestina menjadi pihak yang paling menderita. Baik di Tepi Barat, Jalur Gaza, maupun Yerusalem, ralyat Palestina terus mendapat tekanan dari tentara dan pemukim Israel.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
Prabowo akan Luncurkan...
Prabowo akan Luncurkan BLT untuk Guru Honorer pada 2 Mei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved