Ditolak Selandia Baru, Jurnalis Ini Minta Bantuan Taliban

Sabtu, 29 Januari 2022 - 21:19 WIB
loading...
A A A
Bellis mengatakan dia berbicara dengan kontak senior Taliban yang mengatakan kepadanya bahwa dia akan baik-baik saja jika dia kembali ke Afghanistan.

“Katakan saja kepada orang-orang bahwa Anda sudah menikah dan jika itu meningkat, hubungi kami. Jangan khawatir,” kata Bellis kepada mereka.

Dia mengatakan dia mengirim 59 dokumen ke otoritas Selandia Baru di Afghanistan tetapi mereka menolak permohonannya untuk pengembalian darurat.

Baca juga: China Gelar Tes Massal Covid-19 pada Dua Juta Orang di Beijing

Bellis mengatakan bahwa kehamilan bisa menjadi hukuman mati di Afghanistan karena buruknya kondisi perawatan bersalin dan kurangnya kemampuan bedah.

Dia mengatakan bahwa setelah berbicara dengan pengacara, politisi dan orang-orang hubungan masyarakat di Selandia Baru, kasusnya tampaknya bergerak maju lagi, meskipun dia belum disetujui untuk pulang.

Chris Bunny, kepala gabungan sistem Isolasi dan Karantina Terkelola Selandia Baru, mengatakan kepada Herald bahwa aplikasi darurat Bellis tidak sesuai dengan persyaratan bahwa dia bepergian dalam 14 hari.

Dia mengatakan staf telah menghubungi Bellis tentang membuat aplikasi lain yang sesuai dengan persyaratan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Jerman Ditahan Imbang...
Jerman Ditahan Imbang Paraguay 1-1, Laga Berlanjut ke Extra Time
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Berita Terkini
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved