Ditolak Selandia Baru, Jurnalis Ini Minta Bantuan Taliban

Sabtu, 29 Januari 2022 - 21:19 WIB
loading...
Ditolak Selandia Baru,...
Jurnalis Selandia Baru Charlotte Bellis. Foto/New Zealand Herald
A A A
WELLINGTON - Seorang jurnalis Selandia Baru yang sedang hamil mengatakan dia meminta bantuan Taliban dan sekarang terdampar di Afghanistan setelah negara asalnya mencegahnya kembali karena padatnya sistem karantina COVID-19 .

Dalam sebuah kolom yang diterbitkan di The New Zealand Herald pada hari ini, Sabtu (29/1/2022), Charlotte Bellis mengatakan itu "sangat ironis" bahwa dia pernah mempertanyakan Taliban tentang perlakuan mereka terhadap perempuan dan dia sekarang mengajukan pertanyaan yang sama dari pemerintahnya sendiri.

“Ketika Taliban menawarkan Anda – seorang wanita hamil yang belum menikah – tempat yang aman, Anda tahu situasi Anda kacau,” tulis Bellis di kolomnya seperti dikutip dari AP.

Dalam kolomnya, Bellis mengatakan dia kembali ke Qatar pada bulan September danmendapatkan dirinyahamil dengan pasangannya, fotografer lepas Jim Huylebroek, seorang kontributor The New York Times.

Dia menggambarkan kehamilan itu sebagai "keajaiban" setelah sebelumnya diberitahu oleh dokter bahwa dia tidak bisa memiliki anak. Dia akan melahirkan seorang gadis pada bulan Mei.

Baca juga: Aturan Pandemi Terlalu Ketat, AS Pertimbangkan Izinkan Diplomat Tinggalkan China

Seks di luar nikah adalah ilegal di Qatar dan Bellis mengatakan dia menyadari bahwa dia harus pergi. Dia berulang kali mencoba untuk kembali ke Selandia Baru dengan sistem lotere untuk warga yang kembali tetapi tidak berhasil.

Dia mengatakan dia mengundurkan diri dari Al Jazeera pada November lalu dan pasangan itu pindah ke Belgia, tempat asal Huylebroek. Tapi dia tidak bisa tinggal lama, karena dia bukan penduduk. Dia mengatakan satu-satunya tempat lain pasangan itu memiliki visa untuk tinggal adalah Afghanistan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
PM Jepang Takaichi:...
PM Jepang Takaichi: Akhirnya Saya Bisa Tidur 5 Jam, Nyetrika dan Jahit!
Rekomendasi
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved