KJRI Siap Beri Pendampingan Hukum untuk WNI Pengutil Tas Mewah

Kamis, 11 Juni 2020 - 23:43 WIB
loading...
KJRI Siap Beri Pendampingan...
Seorang WNI ditangkap setelah mengutil dua tas Louis Vuitton di Australia. Foto/Kolase/Sindonews
A A A
JAKARTA - Konsulat Jenderal Indonesia (KJRI) di Melbourne telah bertemu dengan pihak keluarga dari perempuan asal Indonesia yang ditangkap oleh polisi Australia karena mengutil tas mewah Louis Vuitton. Hal itu diungkapkan oleh Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha.

"KJRI Melbourne telah bertemu dengan pihak keluarga utk menjelaskan proses hukum yang berlaku di Australia serta bantuan pendampingan hukum yang dapat diberikan KJRI, jika diminta," kata Judha kepada Sindonews melalui pesan singkat, Jakarta, Kamis (11/6/2020).

Menurut Judha pihak keluarga telah menunjuk pengacara untuk memberikan pembelaan hukum di pengadilan.

Sebelumnya pihak KJRI Melbourne Australia telah membenarkan kabar adanya seorang warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap karena mencuri tas mewah. WNI itu ditangkap di Bandara Melbourne saat mencoba terbang ke Indonesia pada hari Minggu.

Meski begitu, pihak KJRI Melbourne tidak bisa mengungkap identitas WNI itu, karena adanya undang-undang yang melindungi identitas dari pelaku.

"Di Australia ada ketentuan Privacy Act sehingga informasi yang ada hanya seperti yang telah dirilis oleh otoritas di Victoria," kata Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler KJRI Melbourne, Faisal M. Perdanaputra.

Seorang perempuan muda asal Indonesia dicokok kepolisian Australia di Bandara Melbourne setelah kedapatan mencuri dua tas dua tas tangan Louis Vuitton nilai total mencapai Rp108 juta. Selain mencuri dua tas Louis Vuitton, dia mencuri pakaian mewah dan asesoris bernilai sekitar Rp494 juta. Polisi kemudian melakukan penggeledahan di Carlton dan menemukan barang-barang lainnya. (Baca: Ngutil Tas Louis Vuitton, Wanita Muda Indonesia Dicokok Polisi Australia )
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Daftar 11 Pemimpin ASEAN...
Daftar 11 Pemimpin ASEAN yang Paling Sering Bepergian ke Luar Negeri, Prabowo Nomor Satu
Ditipu, Wanita Indonesia...
Ditipu, Wanita Indonesia Ini Tidur di Toilet Malaysia untuk Bertahan Hidup
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Serangan Drone Iran...
Serangan Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Penerbangan Ditangguhkan
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait: Rudal Patriot AS yang Error, Hantam Terminal Penumpang
Rekomendasi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Berita Terkini
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved