Berapa Banyak Sandera Israel yang Masih Jadi Daya Tawar bagi Hamas?

Senin, 03 Maret 2025 - 00:10 WIB
loading...
Berapa Banyak Sandera...
Hamas masih menahan banyak sandera Israel sebagai daya tawar kelompok pejuang itu. Foto/X
A A A
GAZA - Lebih dari 16 bulan setelah mereka ditangkap oleh pejuang Hamas selama serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 di Israel, ketidakpastian menggantung atas nasib 24 orang yang ditahan di Gaza dan diduga masih hidup.

Negosiasi untuk kemungkinan fase kedua dari kesepakatan gencatan senjata Israel-Hamas dapat mengamankan pembebasan mereka serta mengakhiri perang secara permanen.

Fase pertama gencatan senjata, yang mulai berlaku pada 19 Januari dan akan berakhir pada Sabtu, telah membebaskan 25 warga Israel dan warga negara ganda dalam keadaan hidup dan memulangkan delapan jenazah sebagai ganti ratusan warga Palestina yang berada dalam tahanan Israel.

Lima warga negara Thailand juga dibebaskan dari Gaza di luar cakupan perjanjian gencatan senjata.

Berapa Banyak Sandera Israel yang Masih Jadi Daya Tawar bagi Hamas?

1. Belum Ada Bukti bahwa Mayoritas Sandera Masih Hidup

Melansir Gulf News, pihak berwenang Israel meyakini bahwa 24 dari 58 sandera yang ditahan di Jalur Gaza masih hidup, tetapi bagi sebagian besar dari mereka, hanya ada sedikit bukti kehidupan.

Tiga dari empat sandera yang jenazahnya dipulangkan minggu ini dianggap masih hidup sebelum jenazah mereka diserahkan.

Dalam bukti kehidupan terkini, sebuah video yang dirilis oleh Hamas pada hari Sabtu memperlihatkan dua sandera, Evyatar David, 24 tahun, dan Guy Gilboa-Dalal, 23 tahun, menyaksikan serah terima tawanan lain yang akan dibebaskan di Gaza.

Edan Alexander, 21 tahun, dan Matan Zangauker, 25 tahun, terlihat dalam video yang dirilis antara akhir November dan awal Desember.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Berita Terkini
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Infografis
Sandera Israel yang...
Sandera Israel yang Dibebaskan Hamas Kesehatannya Jauh Lebih Baik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved