AS Akan Tutup Kedutaan dan Cabut Kekebalan Diplomat Afghanistan
Jum'at, 28 Januari 2022 - 03:58 WIB
loading...
Kedutaan Besar Afghanistan di Washington, AS. Foto/WSJ
A
A
A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah memberi tahu para diplomat Afghanistan di negara itu bahwa mereka akan menutup kedutaan besar di Washington dan misi konsulat di Los Angeles serta New York. Hal itu diungkapkan sumber yang mengetahui masalah tersebut.
"Para diplomat Afghanistan juga akan dicabut kekebalan diplomatiknya," kata satu sumber, menurut sebuah memo yang dikirim ke para diplomat Afghanistan pada awal minggu ini seperti dikutip dari Al Arabiya, Jumat (28/1/2022).
Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS mengatakan kepada Al Arabiya tidak ada perubahan dalam status misi Afghanistan atau personelnya.
Tetapi sumber diplomatik mengungkapkan: "Mereka mengatakan akan ada penutupan kedutaan (di Washington) dan misi konsulat di LA dan New York."
Baca juga: Kunjungan Mewah Taliban ke Norwegia Dianggap Hamburkan Dana Rp11 Miliar
Langkah Washington ini dilakukan kurang dari enam bulan setelah penarikan pasukan AS yang kacau dari Afghanistan dan jatuhnya Kabul ke tangan Taliban .
Tetapi para diplomat di Kedutaan Besar Afghanistan di AS menolak untuk mengakui Taliban dan menolak semua upaya kelompok itu untuk membuka jalur komunikasi, Wakil Kepala Misi Abdul Hadi Nejrabi mengatakan kepada Al Arabiya English dalam sebuah wawancara bulan lalu.
"Para diplomat Afghanistan juga akan dicabut kekebalan diplomatiknya," kata satu sumber, menurut sebuah memo yang dikirim ke para diplomat Afghanistan pada awal minggu ini seperti dikutip dari Al Arabiya, Jumat (28/1/2022).
Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS mengatakan kepada Al Arabiya tidak ada perubahan dalam status misi Afghanistan atau personelnya.
Tetapi sumber diplomatik mengungkapkan: "Mereka mengatakan akan ada penutupan kedutaan (di Washington) dan misi konsulat di LA dan New York."
Baca juga: Kunjungan Mewah Taliban ke Norwegia Dianggap Hamburkan Dana Rp11 Miliar
Langkah Washington ini dilakukan kurang dari enam bulan setelah penarikan pasukan AS yang kacau dari Afghanistan dan jatuhnya Kabul ke tangan Taliban .
Tetapi para diplomat di Kedutaan Besar Afghanistan di AS menolak untuk mengakui Taliban dan menolak semua upaya kelompok itu untuk membuka jalur komunikasi, Wakil Kepala Misi Abdul Hadi Nejrabi mengatakan kepada Al Arabiya English dalam sebuah wawancara bulan lalu.
Lihat Juga :