China Kesal AS Tarik Staf Diplomatik di Tengah Pengetatan Aturan Pandemi

Rabu, 26 Januari 2022 - 22:44 WIB
loading...
A A A
“Kami menemukan keputusan AS membingungkan dan tidak dapat dibenarkan,” imbuhnya seperti dilansir dari AP.

Tidak jelas apakah ada staf kedutaan AS atau keluarganya yang telah meninggalkan China dalam beberapa hari terakhir, sementara Beijing memberlakukan penguncian di beberapa bagian kota menjelang pembukaan Olimpiade Musim Dingin 4 Februari di Ibu Kota dan sekitarnya.

Dalam sebuah pernyataan yang dikirim melalui email, seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan status operasi misi diplomatik AS di RRC tidak berubah, menggunakan inisial untuk Republik Rakyat China.

"Setiap perubahan dalam status operasi seperti ini akan didasarkan semata-mata pada kesehatan, keselamatan, dan keamanan rekan-rekan kami dan anggota keluarga mereka,"bunyi pernyataan itu.

Baca juga: China Gelar Tes Massal Covid-19 pada Dua Juta Orang di Beijing

Penarikan personel kedutaan adalah sesuatu yang kemungkinan besar ingin dihindari AS sebelum atau selama Olimpiade Musim Dingin. Staf di misi diplomatik sedang ditambah untuk mendukung atlet Amerika, pelatih dan ofisial yang berpartisipasi dalam Olimpiade.

Namun, penarikan terkait COVID-19 telah menjadi hal biasa di kedutaan AS selama dua tahun terakhir karena pandemi telah menyebar, dan Departemen Luar Negeri AS berusaha keras untuk menekankan bahwa kesehatan, keamanan, dan kesejahteraan personelnya serta keluarga mereka yang berbasis di luar negeri menjadi perhatian utama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Iran Murka Inggris Beri...
Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
Anang Hermansyah Sempat...
Anang Hermansyah Sempat Ragu Ashanty Berhijab, Kini Beri Dukungan Penuh
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved