Militer Burkina Faso Lakukan Kudeta, Bubarkan Pemerintah dan Parlemen

Selasa, 25 Januari 2022 - 05:15 WIB
loading...
Militer Burkina Faso...
Militer Burkina Faso lakukan kudeta, bubarkan pemerintah dan parlemen. FOTO/i24News
A A A
OUAGADOUGOU - Militer di Burkina Faso mengumumkan melalui televisi pemerintah pada Senin (24/1/2022), bahwa mereka merebut kekuasaan di negara Afrika Barat itu. Militer juga membubarkan pemerintah dan parlemen.

Sebuah pernyataan tentang masalah ini - yang ditandatangani oleh Letnan Kolonel Paul-Henri Sandaogo Damiba dan dibacakan dalam pidato yang disiarkan televisi - mengumumkan bahwa kudeta terjadi tanpa kekerasan dan bahwa orang-orang yang ditahan selama pengambilalihan itu ditahan di lokasi yang aman.

Baca: Sekjen PBB Kecam Serangan KKB di Burkina Faso

Pengumuman itu disampaikan atas nama Gerakan Patriotik untuk Pengamanan dan Pemulihan (MPSR). "MPSR, yang mencakup semua bagian dari tentara, telah memutuskan untuk mengakhiri jabatan Presiden Kabore hari ini," pernyataan itu menjelaskan, seperti dikutip dari Reuters.

Militer juga mengatakan bahwa mereka menutup perbatasan negara dan menjanjikan "kembali ke tatanan konstitusional" dalam "waktu yang wajar,". Kebingungan tetap ada pada status dan lokasi Presiden Roch Kabore, yang telah absen dari mata publik setelah pecahnya baku tembak.

Sebuah laporan awal yang mengutip empat sumber keamanan dan politik mengatakan bahwa pejabat tersebut mengundurkan diri dari jabatannya, menurut Reuters.

Baca: KKB Bantai 30 Warga Sipil dan Tentara di Utara Burkina Faso

Sebelum pengumuman MPSR, baik Uni Afrika dan ECOWAS mengeluarkan pernyataan yang mengecam pengambilalihan militer di negara bagian tersebut.

Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres juga menentang insiden tersebut. “Guterres menyuarakan keprihatinan atas Kabore, yang keberadaannya tetap tidak diketahui setelah kudeta, serta "situasi keamanan yang memburuk" di negara Afrika Barat itu,” kata juru bicara Stephane Dujarric dalam sebuah pernyataan.



"Sekretaris Jenderal sangat mengutuk setiap upaya untuk mengambil alih pemerintahan dengan kekuatan senjata. Dia menyerukan para pemimpin kudeta untuk meletakkan senjata mereka dan untuk memastikan perlindungan integritas fisik Presiden dan lembaga-lembaga Burkina Faso," lanjutnya.

"Sekretaris Jenderal meminta semua aktor untuk menahan diri dan memilih untuk berdialog. Perserikatan Bangsa-Bangsa menegaskan kembali komitmen penuhnya terhadap pelestarian tatanan konstitusional dan menegaskan kembali dukungannya kepada rakyat Burkina Faso dalam upaya mereka untuk menemukan solusi atas berbagai aspek. tantangan yang dihadapi negara,” imbuhnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Dibantu Tentara Rusia,...
Dibantu Tentara Rusia, Mali Sukses Gagalkan Kudeta Militer
China Isi Kekosongan...
China Isi Kekosongan Militer di Benua Afrika, Penjualan Senjata Melonjak
Intel Rusia Tuduh Prancis...
Intel Rusia Tuduh Prancis Rencanakan Kudeta di Negara-negara Bekas Jajahannya di Afrika
Jenderal Zhang Disingkirkan,...
Jenderal Zhang Disingkirkan, Tak Ada Lagi Jenderal China yang Berani pada Xi Jinping
Xi Jinping dan Krisis...
Xi Jinping dan Krisis Komando PLA: Kasus Zhang Youxia Ungkap Konflik Internal China
Tanda-tanda Lempeng...
Tanda-tanda Lempeng Tektonik Baru Lahir di Afrika Ditemukan
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved