Terus Memanas, Inggris Kirim Pasukan Elit dan Ribuan Senjata Anti-Tank ke Ukraina

Jum'at, 21 Januari 2022 - 20:34 WIB
loading...
A A A
The Daily Mail pertama kali melaporkan bahwa Inggris telah mengirim 2.000 peluncur rudal anti-tank dalam pengangkutan udara dan angka ini dianggap akurat.

George Allison, dari Jurnal Pertahanan Inggris, sebuah situs web yang berfokus pada berita pertahanan, memposting di Twitter selang waktu penerbangan, yang katanya dimulai pada hari Senin.

Inggris diduga telah mengirimkan Next Generation Light Anti-Tank Weapon, (NLAW), yang digambarkan oleh pabrikannya sebagai sistem rudal tentara tunggal pertama yang dengan cepat melumpuhkan Tank Tempur Utama hanya dalam satu tembakan dengan menyerangnya dari atas.

Pergerakan pengiriman senjata ini terjadi setelah Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengumumkan kepada parlemen pada hari Senin bahwa Inggris akan meningkatkan dukungan militernya ke Ukraina, yang juga termasuk peningkatan personel militer Inggris di lapangan sebagai pelatih.

Baca juga: Kirim Senjata Anti Tank ke Ukraina, Inggris: Bukan Ancaman Bagi Rusia

"Kami telah mengambil keputusan untuk memasok Ukraina dengan sistem senjata ringan, anti-kendaraan lapis baja, dan pertahanan," katanya.

"Sejumlah kecil personel Inggris juga akan memberikan pelatihan tahap awal untuk waktu yang singkat, dalam rangka Operasi Orbital, sebelum kemudian kembali ke Inggris," ia menambahkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
Ahmad Sahroni Bentuk...
Ahmad Sahroni Bentuk ASC Padel, Rekrut Pelatih Spanyol untuk Cetak Atlet
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Berita Terkini
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Infografis
Inggris-Prancis Siap...
Inggris-Prancis Siap Pimpin Koalisi Tentara ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved