Parlemen Prancis Sebut China Lakukan Genosida terhadap Muslim Uighur

Jum'at, 21 Januari 2022 - 18:51 WIB
loading...
Parlemen Prancis Sebut...
Parlemen Prancis mengeluarkan mosi yang menyatakan China telah melakukan genosida terhadap Muslim Uighur. Foto/VOA
A A A
PARIS - Mengutip kejahatan kemanusiaan dan genosida terhadap minoritas Muslim Uighur di provinsi Xinjiang China , Parlemen Prancis mengeluarkan mosi tidak mengikat yang mendesak pihak berwenang Prancis untuk mengutuk Beijing.

Langkah itu, yang lolos dengan dukungan suara 169-1, dipimpin oleh Partai Sosialis dan partai-partai oposisi lainnya.

Selain mengecam China, mosi tersebut juga mendesak pemerintah untuk melindungi komunitas imigran Uighur Prancis dari pelecehan oleh China.

Baca juga: Arab Saudi Tahan Cendekiawan Muslim Uighur, Dikhawatirkan Akan Dideportasi ke China

Kedutaan Besar China di Prancis menyebut langkah itu tidak masuk akal dan mengatakan itu akan merusak hubungan antara kedua negara.

“Pihak Prancis sepenuhnya menyadari absurditas dan bahaya dari resolusi ini. Itu harus menunjukkan koherensi antara kata dan perbuatan dan mengambil tindakan nyata untuk menjaga perkembangan yang sehat dari hubungan China-Prancis,” kata kedutaan dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari VOA, Jumat (21/1/2022).

China dituduh melakukan genosida dan kerja paksa terhadap populasi Muslim UIghur yang besar di provinsi Xinjiang. Namun China menyangkal tuduhan itu.

Baca juga: Ketua PKC Xinjiang yang Mengawasi Persekusi Muslim Uighur Diganti

Langkah ini dilakukan menjelang Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022. Beberapa negara barat, termasuk Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Australia telah mengumumkan "boikot diplomatik" dari even olah raga tersebut dan tidak akan mengirim delegasi untuk hadir.

Presiden Prancis Emmanuel Macron pada bulan Desember mempertanyakan efektivitas boikot semacam itu dan mengatakan dia tidak ingin "mempolitisasi" ajang tersebut.

Tahun lalu, Parlemen Belanda juga mengeluarkan resolusi serupa yang mendapat teguran keras dari Beijing. Italia dan Belgia telah mengutuk China atas Xinjiang tetapi tidak menggunakan istilah genosida.

Baca juga: Joe Biden Teken Undang-undang Anti Kerja Paksa Muslim Uighur

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
Konser I Love RCTI Cimahi...
Konser I Love RCTI Cimahi Siap Guncang Panggung dengan Armada, Trio Macan hingga Shabrina Leanor!
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Berita Terkini
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Infografis
Cara Houthi Lakukan...
Cara Houthi Lakukan Penyerangan Terhadap Kapal Induk AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved