NATO Bersiap Gelar Latihan Perang Besar-besaran di Arktik
Jum'at, 21 Januari 2022 - 10:40 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Serangan Udara AS di Yaman Tewaskan Komandan Al-Qaeda Abu Omar al-Hadhrami
Latihan sebelumnya yang dijadwalkan pada Maret 2020 dimaksudkan untuk skala yang relatif kecil dan dibatalkan pada menit terakhir karena risiko Covid-19.
Baca juga: 5 Negara dengan Jumlah Janda Terbanyak, Nomor Terakhir Bikin Kaget
Latihan yang akan diadakan di Norwegia tahun ini tidak ada artinya jika dibandingkan dengan manuver Trident Juncture 2018, yang merupakan yang terbesar di negara itu sejak era Perang Dingin.
Yang terakhir diadakan di bawah komando NATO dan tidak diarahkan oleh negara tuan rumah, sehingga Cold Response 2022 akan menjadi latihan terbesar yang dipimpin Norwegia dalam beberapa dekade.
“Awalnya latihan itu diperkirakan memiliki skala yang lebih besar, dengan hingga 45.000 tentara berpartisipasi, tetapi rencana itu berubah karena alasan alami, termasuk situasi pandemi,” ungkap laporan media lokal.
Juru bicara di Markas Besar Operasi Gabungan Norwegia Preben Aursand mengatakan mayoritas pasukan sekutu yang ambil bagian dalam latihan tersebut akan datang dari AS dan Inggris.
Latihan sebelumnya yang dijadwalkan pada Maret 2020 dimaksudkan untuk skala yang relatif kecil dan dibatalkan pada menit terakhir karena risiko Covid-19.
Baca juga: 5 Negara dengan Jumlah Janda Terbanyak, Nomor Terakhir Bikin Kaget
Latihan yang akan diadakan di Norwegia tahun ini tidak ada artinya jika dibandingkan dengan manuver Trident Juncture 2018, yang merupakan yang terbesar di negara itu sejak era Perang Dingin.
Yang terakhir diadakan di bawah komando NATO dan tidak diarahkan oleh negara tuan rumah, sehingga Cold Response 2022 akan menjadi latihan terbesar yang dipimpin Norwegia dalam beberapa dekade.
“Awalnya latihan itu diperkirakan memiliki skala yang lebih besar, dengan hingga 45.000 tentara berpartisipasi, tetapi rencana itu berubah karena alasan alami, termasuk situasi pandemi,” ungkap laporan media lokal.
Juru bicara di Markas Besar Operasi Gabungan Norwegia Preben Aursand mengatakan mayoritas pasukan sekutu yang ambil bagian dalam latihan tersebut akan datang dari AS dan Inggris.
Lihat Juga :