Serangan Udara AS di Yaman Tewaskan Komandan Al-Qaeda Abu Omar al-Hadhrami
Jum'at, 21 Januari 2022 - 06:28 WIB
loading...
Drone menjadi salah satu senjata andalan Amerika Serikat dalam melawan Al-Qaeda. Foto/REUTERS
A
A
A
SANAA - Setelah penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) dari Afghanistan pada Agustus 2021, Presiden AS Joe Biden berkomitmen memastikan al-Qaeda tidak berkumpul kembali.
Kabar mengejutkan pun muncul. Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) mengumumkan pada Jumat pagi (21/1/2022) tentang kematian salah satu komandannya, Salih bin Salim bin Ubayd Abolan, atau lebih dikenal sebagai Abu Omar al-Hadhrami dalam serangan udara AS di Yaman.
Kelompok itu tidak memberikan tanggal kematian al-Hadhrami.
Baca juga: Israel Pesan 3 Kapal Selam Canggih Senilai Rp48,7 Triliun ke Perusahaan Jerman
Serangan udara AS terbaru yang dilaporkan di Yaman adalah pada 14 November 2021, yang dilaporkan menewaskan tiga anggota kelompok teroris itu.
Kabar mengejutkan pun muncul. Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) mengumumkan pada Jumat pagi (21/1/2022) tentang kematian salah satu komandannya, Salih bin Salim bin Ubayd Abolan, atau lebih dikenal sebagai Abu Omar al-Hadhrami dalam serangan udara AS di Yaman.
Kelompok itu tidak memberikan tanggal kematian al-Hadhrami.
Baca juga: Israel Pesan 3 Kapal Selam Canggih Senilai Rp48,7 Triliun ke Perusahaan Jerman
Serangan udara AS terbaru yang dilaporkan di Yaman adalah pada 14 November 2021, yang dilaporkan menewaskan tiga anggota kelompok teroris itu.
Lihat Juga :