Lirik Lagu Dianggap Menghina Nabi Adam, Penyanyi Pop Turki Dikecam

Kamis, 20 Januari 2022 - 03:58 WIB
loading...
Lirik Lagu Dianggap Menghina Nabi Adam, Penyanyi Pop Turki Dikecam
Penyanyi ikonik Turki, Sezen Aksu, mendapat kecaman dari pejabat pemerintah dan agama yang menuduhnya menghina Nabi Adam dan Hawa dalam lirik lagunya. Foto/Russia Today
A A A
ANKARA - Penyanyi ikonik Turki , Sezen Aksu, mendapat kecaman dari pejabat pemerintah dan agama yang menuduhnya menghina Nabi Adam dan Hawa dalam lirik lagunya Sahane Bir Sey Yasamak, yang secara kasar diterjemahkan menjadi Hidup adalah Hal yang Luar Biasa.

Menurut Daily Sabah, kontroversi merebak setelah diva pop itu membagikan lagu itu di akun YouTube resminya untuk menandai Tahun Baru. Meskipun liriknya tampaknya tidak mendapat banyak perhatian ketika lagu itu dirilis, outlet berita itu melaporkan bahwa Aksu dikritik karena menghina Nabi Adam dan Hawa.

Lirik lagu yang dirilis pada 2017 lalu itu menuai kontroversi karena berbunyi: "Berikan salamku kepada Hawa dan Adam yang bodoh itu."

Lirik tersebut kemudian dikutip sebagai alasan untuk mengajukan tuntutan pidana terhadap Aksu baru-baru ini di Ankara karena menghina nilai-nilai agama, seperti dilaporkan Deutsche Welle Turkish.

Baca juga: PM Pakistan Terima Kasih ke Putin karena Menentang Penghinaan Nabi Muhammad

“Situasi ini menimbulkan kemarahan di antara umat Islam. Faktanya, ada kemarahan terhadap tersangka oleh banyak orang di saluran YouTube, halaman Facebook, dan situs web tersangka,” kata Mikail Yilmaz, pengacara pelapor seperti dilansir dari Russia Today, Kamis (20/1/2022).



Dia menambahkan bahwa Aksu menggunakan "ekspresi menghina" tentang Nabi Adam dan Hawa dengan cara yang dapat menyebabkan kemarahan publik.

Daily Sabah melaporkan para pengunjuk rasa juga menggelar demonstrasi di luar rumahnya di Istanbul sementara tagar #SezenAksuHaddiniBil (Sezen Aksu, tahu tempat Anda) menjadi viral di Twitter. Media itu menambahkan bahwa lebih banyak pengaduan pidana telah diajukan dengan tuduhan penghinaan terhadap nilai-nilai agama. Pelanggaran tersebut dilaporkan bisa membuat pelakunya dihukum penjara hingga satu tahun.

Kepresidenan Urusan Agama (DIB) juga mengeluarkan pernyataan pada hari Senin, memperingatkan mereka yang berbicara tentang kepribadian teladan yang dihormati oleh Islam untuk lebih berhati-hati.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2528 seconds (10.101#12.26)