Kepolisian Israel Dituduh Gunakan Pegasus untuk Mengintai Warganya Sendiri
Rabu, 19 Januari 2022 - 12:54 WIB
loading...
Perusahaan siber Israel, NSO Group, hadir di pameran keamanan di Tel Aviv, Israel, 4 Juni 2019. Foto/REUTERS
A
A
A
TEL AVIV - Kepolisian Israel dituduh menggunakan spyware Pegasus untuk melakukan penyadapan telepon warganya tanpa surat izin pengadilan.
Hasil penyelidikan itu diungkap media yang berbasis di Tel Aviv, Calcalist.
Pada Selasa (18/1/2022), Calcalist menerbitkan penyelidikan atas klaim bahwa kepolisian Israel menggunakan spyware buatan NSO Group untuk meretas ponsel warga dari jarak jauh.
Baca juga: Peretas Korut Dituduh Serang Rusia, Termasuk Kedubes di Indonesia
Kepolisian Israel dituduh mengendalikan perangkat telepon warga dan mengekstraksi informasi, meskipun tidak memiliki surat perintah yang dijamin pengadilan.
Baca juga: Misi Antariksa NASA Terancam Berantakan karena Kekurangan Astronot
“Orang-orang yang diduga menjadi sasaran penyadapan termasuk walikota, pemimpin protes, mantan pegawai pemerintah, dan kontak dekat seorang politisi senior,” papar laporan investigasi Calcalist.
Hasil penyelidikan itu diungkap media yang berbasis di Tel Aviv, Calcalist.
Pada Selasa (18/1/2022), Calcalist menerbitkan penyelidikan atas klaim bahwa kepolisian Israel menggunakan spyware buatan NSO Group untuk meretas ponsel warga dari jarak jauh.
Baca juga: Peretas Korut Dituduh Serang Rusia, Termasuk Kedubes di Indonesia
Kepolisian Israel dituduh mengendalikan perangkat telepon warga dan mengekstraksi informasi, meskipun tidak memiliki surat perintah yang dijamin pengadilan.
Baca juga: Misi Antariksa NASA Terancam Berantakan karena Kekurangan Astronot
“Orang-orang yang diduga menjadi sasaran penyadapan termasuk walikota, pemimpin protes, mantan pegawai pemerintah, dan kontak dekat seorang politisi senior,” papar laporan investigasi Calcalist.
Lihat Juga :