Cegah Penyebaran COVID-19, 2.000 Ekor Hamster Bakal Dimusnahkan

Selasa, 18 Januari 2022 - 19:38 WIB
loading...
Cegah Penyebaran COVID-19,...
Cegah penyebaran COVID-19, Hong Kong bakal suntik mati 2.000 ekor hamster. Foto/Ilustrasi
A A A
HONG KONG - Pihak berwenang Hong Kong telah memberitahukan toko-toko hewan peliharaan dan pemilih untuk menyerahkan sekitar 2.000 hamster untuk disuntik mati . Hong Kong juga untuk sementara menangguhkan impor hewan kecil setelah menemukan bukti untuk pertama kalinya kemungkinan penularan COVID-19 dari hewan ke manusia di Hong Kong.

Pemberitahuan itu dikeluarkan setelah 11 sampel yang diambil dari hamster kembal positif dan dua infeksi terhadap manusia muncul, satu dikonfirmasi dan satu positif awal, terkait dengan toko hewan peliharaan di Causeway Bay.

Seorang penjaga toko sebelumnya didiagnosis sebagai suspek infeksi Delta pertama yang tidak dapat dilacak di kota itu dalam lebih dari tiga bulan.

Pihak berwenang mengatakan hewan-hewan itu akan diuji sebelum disuntik mati.

Baca juga: Pejabat Indonesia Dilaporkan Gelar Kunjungan Langka ke Israel Terkait Covid-19

Direktur Pertanian, Perikanan dan Konservasi Hong Kong, Dr Leung Si-fai, mengumumkan bahwa semua pemilik yang telah membeli hamster sejak 22 Desember harus menyerahkan hewan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Siapa Jimmy Lai? Taipan...
Siapa Jimmy Lai? Taipan Pro-demokrasi Hong Kong yang Divonis 20 Tahun Penjara
Hong Kong Hukum Bos...
Hong Kong Hukum Bos Apple Daily Jimmy Lai 20 Tahun Penjara, Kritiknya Dicap Kolusi dengan Asing
Bak Memutar Waktu, 7...
Bak Memutar Waktu, 7 Penerbangan Ini Lepas Landas 1 Januari 2026 dan Mendarat 31 Desember 2025
Update Tragedi Kebakaran...
Update Tragedi Kebakaran Hong Kong: Jumlah WNI Meninggal Jadi 9 Orang, 3 Luka
Hong Kong Bongkar Sindikat...
Hong Kong Bongkar Sindikat Merchandise Piala Dunia Palsu Senilai Rp359 Miliar
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Maraton Microdrama Makin...
Maraton Microdrama Makin Seru di V+Short, Simak Rekomendasinya!
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Berita Terkini
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved