Pelaku Pembunuhan Massal Norwegia Bakal Ajukan Pembebasan Bersyarat
Selasa, 18 Januari 2022 - 17:57 WIB
loading...
A
A
A
Sebanyak 69 orang, sebagian besar remaja, tewas sebelum Breivik akhirnya menyerahkan diri ke polisi.
Sebelum melakukan aksi terorisnya, Breivik menyusun dan menyebarkan 1.500 halaman manifesto menentang multikulturalisme dan Islam, di mana ia juga menyalahkan feminisme atas "bunuh diri budaya" Eropa.
Baca juga: Polisi Norwegia Tetapkan Serangan Panah Maut Sebagai Aksi Teroris
Di penjara, Breivik terus menjadi berita utama dengan keluhannya atas kondisi "tidak manusiawi" dari kurungannya, membuat hormat Nazi di pengadilan serta karena mengirimkan kutipan manifestonya kepada para penyintas dan secara hukum mengubah namanya menjadi Fjotolf Hansen.
Sidang dijadwalkan tiga hari terakhir, tetapi putusan tidak akan diumumkan selama beberapa minggu.
Sebelum melakukan aksi terorisnya, Breivik menyusun dan menyebarkan 1.500 halaman manifesto menentang multikulturalisme dan Islam, di mana ia juga menyalahkan feminisme atas "bunuh diri budaya" Eropa.
Baca juga: Polisi Norwegia Tetapkan Serangan Panah Maut Sebagai Aksi Teroris
Di penjara, Breivik terus menjadi berita utama dengan keluhannya atas kondisi "tidak manusiawi" dari kurungannya, membuat hormat Nazi di pengadilan serta karena mengirimkan kutipan manifestonya kepada para penyintas dan secara hukum mengubah namanya menjadi Fjotolf Hansen.
Sidang dijadwalkan tiga hari terakhir, tetapi putusan tidak akan diumumkan selama beberapa minggu.
(ian)
Lihat Juga :