Kirim Senjata Anti Tank ke Ukraina, Inggris: Bukan Ancaman Bagi Rusia

Selasa, 18 Januari 2022 - 17:38 WIB
loading...
Kirim Senjata Anti Tank...
Inggris mengirimkan senjata anti tank ke Ukraina di tengah ketegangan dengan Rusia. Foto/SCMP
A A A
LONDON - Menteri Pertahanan Inggris , Ben Wallace mengatakan, negara itu telah mulai mengirim senjata ringan ke Ukraina . Ia mengklaim senjata itu tidak menimbulkan ancaman bagi Rusia setelah berulang kali melempar tuduhan bahwa Moskow berencana untuk menyerang tetangganya.

“Kami telah mengambil keputusan untuk memasok Ukraina dengan sistem senjata pertahanan anti-lapis baja ringan,” kata Wallace kepada anggota parlemen Inggris awal pekan ini seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (18/1/2022).

Ia menambahkan pengiriman awal telah tiba di negara itu beberapa jam sebelumnya.

Baca juga: Lukashenko: Ukraina Sedang Bangun Kekuatan di Perbatasan Belarusia

Sementara Wallace tidak memberikan rincian tentang jumlah atau jenis senjata yang dikirim, dia mengatakan itu bukan senjata strategis dan tidak menimbulkan ancaman bagi Rusia, dan hanya akan digunakan oleh pasukan Ukraina untuk membela diri. Sejumlah kecil pasukan Inggris juga akan melatih tentara lokal tentang cara menggunakan perlengkapan baru.

"Ini adalah jarak pendek tapi bagaimanapun itu akan membuat orang berhenti sejenak dan berpikir apa yang mereka lakukan dan jika tank meluncur ke Ukraina, menyerangnya, maka mereka akan menjadi bagian dari mekanisme pertahanan,” lanjut Wallace.

Pemerintah Inggris dan Amerika Serikat (AS) terus memprediksi invasi Ukraina oleh Rusia, meskipun Moskow bersikeras bahwa Rusia tidak memiliki rencana untuk melakukan serangan bersenjata.

Baca juga: Tantang Ancaman AS Soal Ukraina, Rusia Punya Skenario Khusus

Meskipun demikian, selama akhir pekan, Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengklaim Moskow akan membuat dalih untuk menyerang, mengancam akan memberikan respons kuat yang akan menargetkan Rusia secara ekonomi. Proposal untuk memutuskan Moskow dari jaringan perbankan internasional SWIFT juga dilaporkan masih di atas meja.

Peringatan Sullivan, serta sumpah London untuk mempersenjatai militer Ukraina, datang beberapa hari setelah beberapa pejabat AS dan mantan pejabat mengatakan kepada Yahoo News bahwa badan intelijen sekarang "melatih pemberontakan" di Ukraina jika terjadi invasi Rusia, dengan satu mantan staf CIA mengatakan program itu menginstruksikan pasukan tentang cara membunuh orang Rusia.

Terlepas dari meningkatnya permusuhan, Wallace mengatakan dia mengundang mitranya dari Rusia, Menteri Pertahanan Sergey Shoigu, untuk bertemu di London dalam beberapa minggu mendatang untuk mengatasi masalah ini.

Baca juga: Sanksi Anti-Rusia oleh Barat Diibaratkan seperti Bom Atom

Ia menambahkan bahwa kesenjangan saat ini begitu lebar tetapi tidak dapat dijembatani, dan dia tetap berharap diplomasi akan menang.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved