Inggris Kirim Senjata Anti-Tank ke Ukraina untuk Hadapi Rusia
Selasa, 18 Januari 2022 - 08:21 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa pasukan Rusia sudah mulai bergerak ke Belarusia untuk latihan militer yang direncanakan, bernama United Resolve.
Namun analis militer barat mengatakan rute paling langsung bagi Rusia untuk menyerang Kyiv adalah dari Belarusia, manuver yang akan menghindari sungai Dnieper yang mengalir melalui ibu kota Ukraina.
Tuntutan Moskow ditolak barat dalam serangkaian negosiasi diplomatik pekan lalu. Situasi ini memicu kekhawatiran Rusia mungkin siap mempertimbangkan opsi militer untuk menegaskan kembali kontrol yang lebih besar atas Ukraina.
Anggota NATO mengatakan aliansi itu tidak akan campur tangan secara militer untuk mempertahankan Kyiv, tetapi telah mengindikasikan bahwa mereka akan siap memukul Rusia dengan sanksi ekonomi dan terus memasok senjata ke pasukan Ukraina, baik sebelum dan sesudah invasi apa pun.
“Saya telah mengunjungi Ukraina lima kali sejak 2016, dan saya tahu bahwa orang-orang Ukraina adalah orang-orang yang bangga akan berdiri dan berjuang untuk negara mereka, untuk demokrasi dan untuk kebebasan,” ungkap Wallace.
Dia menjelaskan, "Setiap invasi tidak akan dilihat sebagai 'pembebasan' tetapi sebagai pendudukan, dan saya khawatir hal itu dapat menyebabkan hilangnya banyak nyawa di semua sisi."
Menteri Luar Negeri (Menlu) Jerman Annalena Baerbock mengatakan sebelum pertemuan dengan mitranya dari Rusia pada Selasa (18/1/2022), dia berharap ketegangan dapat diselesaikan dengan diplomasi tetapi, jika tidak, Moskow akan membayar "harga tinggi" untuk tindakan agresif terhadap Ukraina.
Ketua komite pertahanan Konservatif Tobias Ellwood menanyakan dukungan lebih lanjut apa yang akan diberikan NATO jika Putin memberi lampu hijau untuk invasi.
Wallace mengatakan dia berharap penjualan senjata yang diumumkan pada Senin akan mengirim pesan ke Kremlin.
“Saya berharap, karena saya pikir Presiden Putin masih belum membuat keputusan akhir, tetapi saya harap itu cukup untuk menangkal Kremlin, front persatuan dalam sanksi, yang sedang kami kembangkan, siapkan dan siap jika ada sesuatu yang terjadi, ketahanan yang kuat di Ukraina setidaknya harus memberi orang jeda untuk berpikir. Sistem pertama dikirim hari ini di negara ini,” ujar dia.
Namun analis militer barat mengatakan rute paling langsung bagi Rusia untuk menyerang Kyiv adalah dari Belarusia, manuver yang akan menghindari sungai Dnieper yang mengalir melalui ibu kota Ukraina.
Tuntutan Moskow ditolak barat dalam serangkaian negosiasi diplomatik pekan lalu. Situasi ini memicu kekhawatiran Rusia mungkin siap mempertimbangkan opsi militer untuk menegaskan kembali kontrol yang lebih besar atas Ukraina.
Anggota NATO mengatakan aliansi itu tidak akan campur tangan secara militer untuk mempertahankan Kyiv, tetapi telah mengindikasikan bahwa mereka akan siap memukul Rusia dengan sanksi ekonomi dan terus memasok senjata ke pasukan Ukraina, baik sebelum dan sesudah invasi apa pun.
“Saya telah mengunjungi Ukraina lima kali sejak 2016, dan saya tahu bahwa orang-orang Ukraina adalah orang-orang yang bangga akan berdiri dan berjuang untuk negara mereka, untuk demokrasi dan untuk kebebasan,” ungkap Wallace.
Dia menjelaskan, "Setiap invasi tidak akan dilihat sebagai 'pembebasan' tetapi sebagai pendudukan, dan saya khawatir hal itu dapat menyebabkan hilangnya banyak nyawa di semua sisi."
Menteri Luar Negeri (Menlu) Jerman Annalena Baerbock mengatakan sebelum pertemuan dengan mitranya dari Rusia pada Selasa (18/1/2022), dia berharap ketegangan dapat diselesaikan dengan diplomasi tetapi, jika tidak, Moskow akan membayar "harga tinggi" untuk tindakan agresif terhadap Ukraina.
Ketua komite pertahanan Konservatif Tobias Ellwood menanyakan dukungan lebih lanjut apa yang akan diberikan NATO jika Putin memberi lampu hijau untuk invasi.
Wallace mengatakan dia berharap penjualan senjata yang diumumkan pada Senin akan mengirim pesan ke Kremlin.
“Saya berharap, karena saya pikir Presiden Putin masih belum membuat keputusan akhir, tetapi saya harap itu cukup untuk menangkal Kremlin, front persatuan dalam sanksi, yang sedang kami kembangkan, siapkan dan siap jika ada sesuatu yang terjadi, ketahanan yang kuat di Ukraina setidaknya harus memberi orang jeda untuk berpikir. Sistem pertama dikirim hari ini di negara ini,” ujar dia.
(sya)
Lihat Juga :