Elang Botak, Simbol Amerika yang Pertumbuhan Populasinya Mulai Terganggu

Minggu, 16 Januari 2022 - 19:22 WIB
loading...
A A A
"Kami menempatkan elang di luar sana sebagai spesies poster untuk masalah ini. Tetapi, mereka bukan satu-satunya yang terkena dampak," kata Krysten Schuler, profesor riset untuk Cornell, seperti dikutip dari Rusia Today, Jumat (14/1/2022).

Baca: Moris dan Araga, Sepasang Elang Langka Dilepasliarkan di Gunung Semeru

Populasi elang botak telah meningkat empat kali lipat dalam dekade terakhir, tetapi para peneliti memperingatkan bahwa "beberapa gangguan" dapat menyebabkan populasi menurun lagi. Studi Cornell memperkirakan bahwa tingkat pertumbuhan elang botak telah ditekan sebesar 4,2% untuk betina dan 6,3% untuk jantan.

Burung ikonik ini telah mengalami penurunan populasi selama bertahun-tahun, dengan spesies yang dimasukkan dalam daftar spesies yang terancam punah dalam Undang-Undang Spesies Terancam Punah tahun 1973, tetapi kemudian dihapus dari daftar pada tahun 2007.

Hewan ini masih merupakan spesies yang dilindungi di AS. Membunuh seekor elang botak dapat dikenai tuduhan kejahatan, hingga dua tahun penjara, dan denda hingga USD250.000. Pada bulan Maret 2021, US Fish and Wildlife Service mengumumkan ada lebih dari 316.000 elang botak di AS.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Terbitkan Surat Terbuka,...
Terbitkan Surat Terbuka, Zelensky Ajak Putin Bertemu untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina
Murka! Iran: Kami Berhak...
Murka! Iran: Kami Berhak Balas Serangan AS
Rekomendasi
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Berita Terkini
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved