Elang Botak, Simbol Amerika yang Pertumbuhan Populasinya Mulai Terganggu
Minggu, 16 Januari 2022 - 19:22 WIB
loading...
Elang Botak, simbol Amerika yang pertumbuhan populasinya mulai terganggu. FOTO/Reuters
A
A
A
WASHINGTON - Sebuah studi baru telah menemukan fakta bahwa populasi elang botak di Amerika Serikat (AS) telah terkena dampak yang signifikan dari keracunan timbal. Pasalnya, hewan itu diketahui memakan amunisi yang ditinggalkan oleh para pemburu di hutan-hutan Amerika.
Studi dari Departemen Kesehatan Masyarakat dan Ekosistem di Cornell University, menunjukkan bahwa pertumbuhan populasi elang botak mengalami penurunan sebesar 4-6%, berdasarkan data yang dikumpulkan antara tahun 1990 dan 2018.
Baca: Elang Terbesar Pernah Hidup di Selandia Baru, Pemakan Bangkai Dijuluki Si Tua Rakus
Para ilmuwan memeriksa populasi di 7 negara bagian timur laut AS dan menemukan beberapa yang terpengaruh oleh pemburu yang meninggalkan organ yang terkontaminasi setelah mendandani hewan di lapangan.
Kondisi ini mempengaruhi elang botak dan makhluk lain yang nantinya mungkin memakan apa pun yang tersisa dari bangkai, karena mereka dapat mengkonsumsi fragmen timbal dalam daging.
Studi dari Departemen Kesehatan Masyarakat dan Ekosistem di Cornell University, menunjukkan bahwa pertumbuhan populasi elang botak mengalami penurunan sebesar 4-6%, berdasarkan data yang dikumpulkan antara tahun 1990 dan 2018.
Baca: Elang Terbesar Pernah Hidup di Selandia Baru, Pemakan Bangkai Dijuluki Si Tua Rakus
Para ilmuwan memeriksa populasi di 7 negara bagian timur laut AS dan menemukan beberapa yang terpengaruh oleh pemburu yang meninggalkan organ yang terkontaminasi setelah mendandani hewan di lapangan.
Kondisi ini mempengaruhi elang botak dan makhluk lain yang nantinya mungkin memakan apa pun yang tersisa dari bangkai, karena mereka dapat mengkonsumsi fragmen timbal dalam daging.
Lihat Juga :