Rumah Tidak Terawat, Hakim AS Caci Maki dan Hukum Penderita Kanker

Sabtu, 15 Januari 2022 - 11:00 WIB
loading...
Rumah Tidak Terawat,...
Hakim di AS mencaci maki dan menghukum seorang penderita kanker karena rumahnya tidak terawat. Foto/Kolase/Sindonews
A A A
WASHINGTON - Seorang hakim di Michigan, Amerika Serikat (AS) mempermalukan dan mendenda seorang penderita kanker karena halaman rumahnya tidak terawat. Ia bahkan mengatakan jika ada pilihan memasukan pria itu ke penjara, maka ia akan menjatuhkannya.

Burhan Chowdhury (72) seorang penderita kanker, mendapat surat panggilan sidang pada Mei 2021 karena tidak membersihkan halaman rumahnya di Hamtramck. Hal itu diungkapkan putra tunggalnya Shibbir.

Shibbir, yang berada di Bangladesh dari Mei hingga Agustus, tidak mengetahui panggilan sidang itu sampai dia kembali. Segera setelah kembali dia pun mengatur waktu hadir di pengadilan untuk sidang pada hari Senin, 10 Januari, lalu.



Selama persidangan yang dilakukan secara online, Burhan muncul bersama Shibbir di sana untuk membantu menjembatani kesenjangan bahasa karena lelaki itu tidak banyak berbicara bahasa Inggris.

Dalam persidangan itu, Hakim Distrik Alexis G. Krot mencaci maki Burhan.

"Anda seharusnya malu pada diri sendiri. Apakah kamu sudah melihat foto itu? Itu memalukan," kata Krot.

"Jika saya bisa menjatuhkan hukuman beberapa waktu dipenjara untuk ini, saya akan melakukannya," lanjut Krot. "Itu sama sekali tidak pantas," imbuhnya.

Sejak video itu viral, sejumlah netizen mengungkapkan kemarahannya atas pernyataan Kroft. Tidak diketahui apakah Kroft mendengar pernyataan yang menyebutkan Burhan menderita kanker.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Arab Saudi Gempur Hodeidah,...
Arab Saudi Gempur Hodeidah, Houthi Ancam Balas: Konflik Yaman Kembali Memanas
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
El Nino Menguat, BMKG:...
El Nino Menguat, BMKG: Waspadai Kekeringan, Karhutla, dan Angin Kencang hingga Awal Agustus 2026
Profil Mitchell Baker,...
Profil Mitchell Baker, Striker Debutan Timnas Indonesia yang Langsung Cetak Hattrick
Google Hentikan Dukungan...
Google Hentikan Dukungan YouTube untuk Smartphone Jadul
Berita Terkini
Jeda Perang dan Gencatan...
Jeda Perang dan Gencatan Senjata Selalu Menguntungkan Iran, Ini 4 Alasannya
Tak Mau Tarik Pasukan...
Tak Mau Tarik Pasukan Zionis, Israel Justru Izinkan Tentara Maroko dan Uganda Berjaga di Rafah
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved