Hadiri Pesta Saat Lockdown, PM Inggris Minta Maaf

Kamis, 13 Januari 2022 - 00:10 WIB
loading...
A A A
"Itu dia: Setelah berbulan-bulan kebohongan dan penipuan, tontonan menyedihkan dari seorang pria yang kehabisan jalan," kata Starmer seperti dilansir dari CNN.

Baca juga: PM Inggris: Tidak akan Ada Lagi Lockdown karena Covid-19

Pemimpin Partai Buruh itu melanjutkan dengan menanyakan apakah Perdana Menteri akan mengundurkan diri.

Komentar Johnson datang setelah berhari-hari kemarahan atas acara "bring your own booze" atau bawa minuman Anda sendiri yang diadakan di Downing Street selama puncak penguncian COVID-19 pertama di Inggris.

Pada Senin malam, terungkap bahwa sekretaris pribadi utamanya, Martin Reynolds, telah mengirim email undangan ke lebih dari 100 staf Downing Street untuk minum-minuman dengan jarak jauh di taman No. 10 pada 20 Mei.

Email tersebut, yang telah dikonfirmasi secara independen oleh CNN, mengatakan kepada para tamu untuk "membawa minuman keras Anda sendiri" dan memanfaatkan cuaca yang indah.

Ini terjadi ketika Inggris berada dalam penguncian ketat untuk memerangi penyebaran COVID-19. Pada saat itu, orang-orang di Inggris dilarang bertemu dengan lebih dari satu orang di luar ruangan, dan akan dihukum secara hukum karena melakukannya. Di tempat kerja, panduan resmi menyatakan bahwa pertemuan tatap muka hanya boleh dilakukan jika benar-benar diperlukan.

Baca juga: COVID-19 Mengamuk di Inggris, Lebih dari 150 Ribu Meninggal dalam Sebulan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Nonton Jazz Gunung 2026...
Nonton Jazz Gunung 2026 Nggak Pake Mahal, Ada Diskon Tiket 40% Pakai BRImo!
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
Kisah Rizaldo Arif Akbar,...
Kisah Rizaldo Arif Akbar, dari Bisnis Digital hingga Jadi Travel Content Creator
Berita Terkini
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved