Hadiri Pesta Saat Lockdown, PM Inggris Minta Maaf

Kamis, 13 Januari 2022 - 00:10 WIB
loading...
A A A
Johnson telah menolak untuk menyangkal laporan bahwa dia dan istrinya, Carrie Johnson, menghadiri acara tersebut. Dia mengatakan dia tidak akan berkomentar lebih lanjut, karena ada penyelidikan yang sedang berlangsung ke pihak-pihak di Downing Street.

Jika seorang menteri pemerintah melanggar kode menteri, diharapkan mereka harus mengundurkan diri dari pekerjaan mereka.

Anggota partai Konservatif Johnson sendiri telah mengeluarkan pernyataan yang kuat, dengan pemimpin Konservatif Skotlandia mengatakan Johnson harus mengundurkan diri jika ternyata dia menghadiri pesta tersebut.

Tuduhan 20 Mei itu muncul setelah serangkaian skandal yang mempertanyakan dengan tepat seberapa cocok Johnson untuk menjabat. Skandal tersebut berkisar dari upaya untuk memperbaiki aturan untuk mencegah salah satu sekutu Konservatifnya - yang telah melanggar aturan lobi - dari diskors dari Parlemen, hingga menyerahkan kontrak COVID-19 yang menguntungkan kepada orang-orang yang terkait erat dengan partai Konservatif.

Sebelum Natal, muncul cerita tentang banyak pesta minuman yang berlangsung di Downing Street selama berbagai tahap penguncian di Inggris.

Baca juga: Omicron Mengamuk di Inggris, Rumah Sakit London Kekurangan Staf

Rangkaian tuduhan ini mempengaruhi peringkat jajak pendapat terhadap Johnson dan pada minggu ini, mayoritas warga Inggris percaya bahwa jika Johnson menghadiri pesta minuman pada 20 Mei maka dia harus mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Iran Desak AS Paksa...
Iran Desak AS Paksa Israel Tarik Pasukan dari Lebanon
Rekomendasi
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps. 8 Senin: Mila Mantap Cerai, Pak Efendi Tulis Surat Wasiat
Kisah Rizaldo Arif Akbar,...
Kisah Rizaldo Arif Akbar, dari Bisnis Digital hingga Jadi Travel Content Creator
Berita Terkini
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved