Bus Dipasangi Bom Meledak di Selatan Filipina, 1 Bocah Tewas
Rabu, 12 Januari 2022 - 12:15 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Polisi MSG Randy Hampac, juru bicara polisi setempat di kota Aleosan, di mana insiden itu terjadi, menggambarkannya sebagai "jelas tindakan teroris" dalam sebuah wawancara radio. Pihak berwenang belum mengidentifikasi tersangka pada Selasa sore.
Baca: Duterte Ancam Tangkap dan Penjarakan Warga Filipina yang Tak Mau Divaksinasi
Outlet media lokal awalnya melaporkan bahwa ledakan itu dipicu oleh alat peledak improvisasi. Serangan itu terjadi hanya dua hari setelah pemerintah memberlakukan langkah-langkah keamanan yang lebih ketat menjelang periode pemilihan 2022 di Filipina.
Kepala Polisi Nasional Filipina Jenderal Dionisio Carlos mengatakan pada hari Minggu bahwa sekitar 14.000 personel militer dan polisi telah dikerahkan di seluruh negeri untuk menerapkan larangan nasional membawa senjata api, dan untuk mencegah kekerasan terkait pemilu. Selain itu, setidaknya 2.000 pos pemeriksaan telah didirikan di lokasi strategis di seluruh negeri.
Baca: Duterte Ancam Tangkap dan Penjarakan Warga Filipina yang Tak Mau Divaksinasi
Outlet media lokal awalnya melaporkan bahwa ledakan itu dipicu oleh alat peledak improvisasi. Serangan itu terjadi hanya dua hari setelah pemerintah memberlakukan langkah-langkah keamanan yang lebih ketat menjelang periode pemilihan 2022 di Filipina.
Kepala Polisi Nasional Filipina Jenderal Dionisio Carlos mengatakan pada hari Minggu bahwa sekitar 14.000 personel militer dan polisi telah dikerahkan di seluruh negeri untuk menerapkan larangan nasional membawa senjata api, dan untuk mencegah kekerasan terkait pemilu. Selain itu, setidaknya 2.000 pos pemeriksaan telah didirikan di lokasi strategis di seluruh negeri.
(esn)
Lihat Juga :