Demonstran Anti-vaksin kepada Macron: Kami Akan Buat Anda Kesal
Minggu, 09 Januari 2022 - 17:54 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 11 Kali Divaksin COVID-19, Kakek 84 Tahun Ditangkap Polisi
Demonstran lain membawa tanda-tanda yang mengatakan "Tidak untuk izin vaksin", mengacu pada dorongan legislatif Macron untuk meminta bukti vaksinasi guna memasuki tempat-tempat seperti kafe, bar, dan museum.
Pejabat Kementerian Dalam Negeri Prancis mengatakan 105.200 orang berpartisipasi dalam aksi protes hari Sabtu di seluruh Prancis, 18.000 di antaranya di Ibu Kota Paris, di mana polisi melaporkan 10 penangkapan dan tiga petugas terluka ringan.
Para pengunjuk rasa, banyak dari mereka membuka masker, menerjang dingin dan hujan mengacungkan plakat bertuliskan kata "kebenaran" dan "Tidak untuk paspor vaksin".
Tiga bulan sebelum pemilihan presiden, bahasa Macron yang blak-blakan tampaknya diperhitungkan, membuat frustrasi meningkat terhadap mereka yang tidak divaksinasi.
Baca juga: Positif COVID-19, Seorang Ibu Masukkan Anaknya ke Bagasi Mobil karena Takut Tertular
Penantang konservatif Valerie Pecresse mengatakan Macron sedang menggoyahkan negara itu. Kandidat sayap kanan Eric Zemmour mengecam apa yang disebutnya sebagai pernyataan kekanak-kanakan presiden.
Di jalan-jalan ibu kota, pengunjuk rasa menuduh Macron mempolitisasi pandemi menjelang pemilihan.
Demonstran lain membawa tanda-tanda yang mengatakan "Tidak untuk izin vaksin", mengacu pada dorongan legislatif Macron untuk meminta bukti vaksinasi guna memasuki tempat-tempat seperti kafe, bar, dan museum.
Pejabat Kementerian Dalam Negeri Prancis mengatakan 105.200 orang berpartisipasi dalam aksi protes hari Sabtu di seluruh Prancis, 18.000 di antaranya di Ibu Kota Paris, di mana polisi melaporkan 10 penangkapan dan tiga petugas terluka ringan.
Para pengunjuk rasa, banyak dari mereka membuka masker, menerjang dingin dan hujan mengacungkan plakat bertuliskan kata "kebenaran" dan "Tidak untuk paspor vaksin".
Tiga bulan sebelum pemilihan presiden, bahasa Macron yang blak-blakan tampaknya diperhitungkan, membuat frustrasi meningkat terhadap mereka yang tidak divaksinasi.
Baca juga: Positif COVID-19, Seorang Ibu Masukkan Anaknya ke Bagasi Mobil karena Takut Tertular
Penantang konservatif Valerie Pecresse mengatakan Macron sedang menggoyahkan negara itu. Kandidat sayap kanan Eric Zemmour mengecam apa yang disebutnya sebagai pernyataan kekanak-kanakan presiden.
Di jalan-jalan ibu kota, pengunjuk rasa menuduh Macron mempolitisasi pandemi menjelang pemilihan.
Lihat Juga :