Protes Berdarah Kazakhstan, Polisi Habisi Puluhan Demonstran
Jum'at, 07 Januari 2022 - 08:23 WIB
loading...
A
A
A
Kazakhstan telah lama dipandang sebagai salah satu republik pecahan Uni Soviet paling stabil di Asia Tengah.
Namun, negara yang kaya energi ini menghadapi krisis terbesarnya dalam beberapa dekade setelah pengunjuk rasa yang marah atas kenaikan harga bahan bakar menyerbu gedung-gedung pemerintah.
Sebuah aliansi militer Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO) yang dipimpin Rusia, telah mengirim mengirim pasukan penjaga perdamaian untuk menstabilkan negara itu. Aliansi tersebut menyalahkan campur tangan asing di balik protes massa.
CSTO adalah perjanjian keamanan antara enam negara bekas Soviet, yang menggabungkan Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kirgistan, Rusia, dan Tajikistan.
Namun, negara yang kaya energi ini menghadapi krisis terbesarnya dalam beberapa dekade setelah pengunjuk rasa yang marah atas kenaikan harga bahan bakar menyerbu gedung-gedung pemerintah.
Sebuah aliansi militer Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO) yang dipimpin Rusia, telah mengirim mengirim pasukan penjaga perdamaian untuk menstabilkan negara itu. Aliansi tersebut menyalahkan campur tangan asing di balik protes massa.
CSTO adalah perjanjian keamanan antara enam negara bekas Soviet, yang menggabungkan Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kirgistan, Rusia, dan Tajikistan.
(min)
Lihat Juga :