Segini Penghasilan dan Kekayaan Arab Saudi dari Minyak

Selasa, 04 Januari 2022 - 12:52 WIB
loading...
Segini Penghasilan dan...
Terminal dan pengilangan minyak Ras Tanura milik Saudi Aramco, di Arab Saudi pada 21 Mei 2018. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Arab Saudi merupakan negara kaya yang memiliki penghasilan utama dari minyak. Melansir Forbes, sekitar 16% cadangan minyak dunia ada di Saudi.

Bagi Saudi, lini perminyakan menyumbang 87% dari anggaran pendapatan, 42% untuk produk domestik bruto (PDB), dan 90% dari eskpor.

Sektor perminyakan banyak diisi para pekerja asing. Jika ditotal, ada 6 juta pekerja asing yang berkontribusi di sektor ini.

Baca juga: Rusia Komentari Pernyataan 5 Negara Soal Perang Nuklir

Meskipun demikian, Arab Saudi, terutama di wilayah Riyadh, masih berjuang mengatasi pengangguran bagi rakyatnya sendiri.

Baca juga: Lima Besar Kekuatan Nuklir Dunia Rilis Pernyataan Bersama, Ini Isinya

Forbes menempatkan negara ini di posisi ke-51 dalam daftar negara terbaik dalam sektor bisnis pada 2018.

Baca juga: Bantu Program Nuklir Pakistan, Mossad Bom Perusahaan Jerman dan Swiss

Lantas, berapa pendapatan yang diperoleh dari minyak? Mengutip informasi yang ada pada laman New York Times (31 Oktober 2021), perusahaan minyak terbesar di Saudi bernama Aramco mengklaim jumlah keuntungan yang digapai di kuartal ketiga 2021 jauh lebih besar dibandingkan tahun lalu.

Dengan nominal angka mencapai USD30,4 miliar (Rp435 triliun) dalam periode Juli-September 2021. Dalam periode yang sama pada 2020, pendapatan yang diterima hanya USD11,8 miliar.

Jatuhnya pendapatan kala itu terjadi akibat anjloknya permintaan dan harga minyak.

Kenaikan harga minyak yang drastis pada 2021 terjadi akibat harga dan minyak naik secara cepat.

Meskipun tidak ada data rinci terkait harganya, namun Aramco menyampaikan harga minyak per barel sekira USD70 pada tahun ini.

Pada tahun 2020 silam, harganya adalah USD43,60 per barelnya.

Jauh sebelum menjadikan minyak sebagai komoditas utama, Saudi menjadi ladang bagi beberapa tambang tertua di dunia.

Salah satunya adalah tambang Al Amar yang berlokasi sekitar 160 km barat Riyadh. Tambang tua ini ditemukan pada tahun 800 Masehi.

Al Amar kemudian dieksploitasi kerajaan Umayyah dan Abbasiyah. Hasilnya, diperoleh emas yang sangat melimpah. Hingga kini, tambang Al Amar masih beroperasi.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved