Pemberontak Houthi Yaman Rebut Kapal Kargo UEA di Laut Merah
Senin, 03 Januari 2022 - 22:59 WIB
loading...
Kapal kargo Rwabee berbendera Uni Emirat Arab yang direbut pemberontak Houthi. FOTO/FLICKR
A
A
A
DUBAI - Pemberontak Houthi Yaman dilaporkan berhasil merebut sebuah kapal kargo Rwabee yang berbendera Uni Emirat Arab (UEA) di Laut Merah, Minggu (2/1/2022) malam waktu setempat. Kabar awal soal direbutnya Rwabee datang dari Operasi Perdagangan Maritim Inggris Raya.
Seperti dilaporkan AP, Operasi Perdagangan Maritim Inggris Raya hanya mengatakan sebuah serangan menargetkan kapal yang tidak disebutkan namanya sekitar tengah malam. Koordinat yang dilaporkan sesuai dengan posisi Rwabee, yang jarang memberikan lokasinya melalui data pelacakan dalam beberapa bulan terakhir.
Baca: Pemberontak Houthi Buka Kembali Penerbangan PBB ke Sanaa
Sebuah pernyataan dari koalisi pimpinan Saudi, mengakui serangan itu beberapa jam kemudian. “Perompak yang bersekutu dengan milisi Houthi yang didukung Iran membajak sebuah kapal kargo berbendera UEA di lepas pantai provinsi Al-Hudaydah pada hari Minggu,” kata juru bicara resmi Koalisi Arab, Brigadir Jenderal Turki Al-Malki.
Menurutnya, kapal itu sedang melakukan misi maritim dari Pulau Socotra ke Pelabuhan Jazan, ketika menjadi sasaran pembajakan. Koalisi Saudi mengklaim kapal itu membawa peralatan rumah sakit yang digunakan untuk mengoperasikan Rumah Sakit Lapangan Saudi di Socotra.
Seperti dilaporkan AP, Operasi Perdagangan Maritim Inggris Raya hanya mengatakan sebuah serangan menargetkan kapal yang tidak disebutkan namanya sekitar tengah malam. Koordinat yang dilaporkan sesuai dengan posisi Rwabee, yang jarang memberikan lokasinya melalui data pelacakan dalam beberapa bulan terakhir.
Baca: Pemberontak Houthi Buka Kembali Penerbangan PBB ke Sanaa
Sebuah pernyataan dari koalisi pimpinan Saudi, mengakui serangan itu beberapa jam kemudian. “Perompak yang bersekutu dengan milisi Houthi yang didukung Iran membajak sebuah kapal kargo berbendera UEA di lepas pantai provinsi Al-Hudaydah pada hari Minggu,” kata juru bicara resmi Koalisi Arab, Brigadir Jenderal Turki Al-Malki.
Menurutnya, kapal itu sedang melakukan misi maritim dari Pulau Socotra ke Pelabuhan Jazan, ketika menjadi sasaran pembajakan. Koalisi Saudi mengklaim kapal itu membawa peralatan rumah sakit yang digunakan untuk mengoperasikan Rumah Sakit Lapangan Saudi di Socotra.
Lihat Juga :