Takut Terjadi Kudeta pada 2024, Pensiunan Jenderal Serukan Pembersihan di Militer AS

Minggu, 02 Januari 2022 - 10:48 WIB
loading...
A A A
Menganggap upaya kudeta yang sebenarnya sebagai kemungkinan "probabilitas rendah, dampak tinggi" pada tahap ini, Eaton memperingatkan bahwa itu adalah kemungkinan yang perlu dipersiapkan, termasuk melalui permainan perang, pendidikan, dan waspada terhadap pemikiran inkonstitusional di antara pasukan.

“Perhatiannya adalah untuk memastikan bahwa kami memiliki pemahaman yang sangat jelas tentang bagian 'mendukung dan membela Konstitusi Amerika Serikat' dari sumpah kami dan bahwa setiap orang di militer AS benar-benar memahami bagaimana sumpah itu bekerja dan bagaimana memahami kepemimpinan sipil di militer AS,” kata pensiunan jenderal itu.

Eaton menekankan bahwa militer mengenal stafnya sangat baik, dan memperingatkan bahwa jika ada keraguan dalam kesetiaan dan kesediaan untuk mengikuti sumpah Amerika Serikat, bagian 'mendukung dan membela' dari Konstitusi AS, maka orang-orang itu perlu diidentifikasi dan ditangani dalam beberapa kapasitas.

Baca juga: AS Diprediksi Bakal Perang Saudara dan Kacau setelah Pemilu 2024

Eaton dan dua rekannya, Mayjen (purn) Antonio Taguba dan Brigjen. Jenderal (purn) Steven Anderson menulis opini di Washington Post bulan lalu mendesak militer untuk sekarang bersiap untuk pemberontakan 2024.

Para jenderal mendesak pemerintahan Biden untuk melakukan tinjauan sipil dan memperkuat kesatuan komando untuk membuat sangat jelas bagi setiap anggota Departemen Pertahanan yang mereka jawab dalam skenario terburuk.

Mereka juga mendesak semua cabang militer untuk mengintai pasukan untuk mengidentifikasi, mengisolasi, dan menyingkirkan calon pemberontak dan menghentikan penyebaran informasi yang salah subversif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Tarif PPN Negara-Negara...
Tarif PPN Negara-Negara di Asia Tenggara pada 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved