Takut Terjadi Kudeta pada 2024, Pensiunan Jenderal Serukan Pembersihan di Militer AS

Minggu, 02 Januari 2022 - 10:48 WIB
loading...
Takut Terjadi Kudeta...
Pensiunan jenderal menyerukan militer AS lakukan pembersihan karena khawatir terjadi kudeta pada 2024. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Seorang pensiunan jenderal Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) memperingatkan bahwa elemen-elemen jahat dalam militer mungkin akan melakukan upaya kudeta setelah pemilihan presiden pada 2024 mendatang.

"Pertanyaan sebenarnya adalah, apakah semua orang mengerti siapa presiden yang terpilih? Jika itu bukan pemahaman yang jelas, itu dapat menginfeksi pangkat dan arsip atau pada tingkat mana pun di militer AS," kata Mayor Jenderal Angkatan Darat AS (purn) Paul Eaton seperti disitir dari Sputnik, Minggu (2/2/2022).

“Jika Anda memiliki kebingungan semacam itu di sekitar pemilihan 2020, tidak aneh untuk mempertimbangkan bahwa Anda akan memiliki sedikit kebingungan dan kebingungan itu dapat menyelinap ke jajaran militer AS,” tambah pensiunan perwira itu, dengan "kebingungan" merujuk pada tuduhan yang dibuat oleh mantan presiden Donald Trump bahwa pemungutan suara tahun 2020 telah dicurangi menggunakan mesin pemungutan suara yang dimanipulasi dan surat suara palsu di sejumlah negara bagian.

Eaton menunjuk ke 124 pensiunan jenderal dan laksamana AS yang menandatangani surat bersama pada bulan Mei yang menantang hasil pemilihan 2020 dan mempertanyakan kesehatan mental Presiden Biden.

Baca juga: Giliran Konsultan CIA Sebut AS di Ambang Perang Saudara

Dalam surat mereka, para purnawirawan itu memperingatkan bahwa Republik Konstitusional Amerika akan hilang tanpa pemilihan yang adil dan jujur yang secara akurat mencerminkan kehendak rakyat.

Mereka juga meminta FBI dan Mahkamah Agung untuk bertindak cepat ketika terjadi penyimpangan pemilu muncul, bukannya mengabaikan mereka seperti yang dilakukan pada tahun 2020.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Sony Sonjaya Bungkam...
Sony Sonjaya Bungkam Jelang Diperiksa Kejagung soal Dugaan Korupsi MBG
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Berita Terkini
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Infografis
Tarif PPN Negara-Negara...
Tarif PPN Negara-Negara di Asia Tenggara pada 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved